EkonomiJawa Timur

Harga Cabai Rawit Jawa Timur Tembus Rp54 Ribu per Kilogram

×

Harga Cabai Rawit Jawa Timur Tembus Rp54 Ribu per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

Lenterainspiratif.id | Surabaya – Harga sejumlah kebutuhan masyarakat di Jawa Timur mengalami pergerakan pada Minggu (30/8/2026). Salah satu yang paling mencolok adalah cabai rawit merah yang kini menembus Rp54.075 per kilogram.

 

Berdasarkan pantauan situs resmi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, harga cabai rawit merah naik Rp271 atau 0,50 persen dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp53.804 per kilogram.

 

Kenaikan juga terjadi pada dua jenis cabai lainnya. Cabai merah keriting naik Rp491 atau 1,69 persen menjadi Rp29.600 per kilogram. Sedangkan cabai merah besar naik Rp381 atau 1,41 persen menjadi Rp27.493 per kilogram.

 

Tak hanya cabai, harga bawang merah juga ikut terkerek. Komoditas tersebut naik Rp519 atau 1,91 persen dari Rp27.116 menjadi Rp27.635 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih Sinco/Honan turun Rp109 atau 0,37 persen menjadi Rp29.731 per kilogram.

 

Pada komoditas protein hewani, pergerakannya cenderung beragam. Harga daging sapi paha belakang naik Rp428 atau 0,33 persen menjadi Rp130.491 per kilogram.

 

Sementara daging ayam ras justru turun Rp411 atau 1,03 persen menjadi Rp39.422 per kilogram. Daging ayam kampung juga mengalami penurunan cukup besar, yakni Rp1.054 atau 1,51 persen menjadi Rp68.777 per ekor.

 

Harga telur ayam ras turun Rp67 menjadi Rp24.137 per kilogram. Telur ayam kampung juga melemah Rp551 atau 1,20 persen menjadi Rp45.335 per kilogram.

 

Untuk beras, perubahannya relatif tipis. Beras premium naik Rp5 menjadi Rp15.065 per kilogram, sedangkan beras medium meningkat Rp30 menjadi Rp13.038 per kilogram.

 

Harga minyak goreng menunjukkan pergerakan yang berbeda. Minyak goreng curah naik Rp162 atau 0,80 persen menjadi Rp20.519 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium naik Rp90 menjadi Rp21.956 per liter dan kemasan sederhana naik Rp30 menjadi Rp18.856 per liter.

 

Sementara harga Minyakita justru turun Rp22 menjadi Rp16.126 per liter.

 

Di kelompok sayuran, wortel mencatat penurunan Rp260 atau 1,74 persen menjadi Rp14.617 per kilogram. Harga buncis juga turun Rp148 atau 1,04 persen menjadi Rp14.170 per kilogram. Tomat merah turun tipis Rp33 menjadi Rp6.307 per kilogram.

 

Sebaliknya, harga ikan kembung naik cukup tinggi, yakni Rp685 atau 1,90 persen menjadi Rp36.827 per kilogram. Ikan tongkol juga naik Rp413 menjadi Rp35.441 per kilogram.

 

Pergerakan harga juga terlihat pada sejumlah kebutuhan nonpangan. Harga papan meranti naik Rp4.361 atau 4,05 persen menjadi Rp112.051 per lembar. Kayu balok meranti naik Rp2.155 atau 2,15 persen menjadi Rp102.515 per batang.

 

Untuk pupuk, harga SP 35 non subsidi naik Rp176 atau 2,25 persen menjadi Rp7.979 per kilogram. Sebaliknya, pupuk KCL non subsidi turun Rp224 atau 2,11 persen menjadi Rp10.404 per kilogram.

 

Data tersebut merupakan harga rata-rata komoditas di tingkat konsumen untuk wilayah Jawa Timur dengan cakupan seluruh pasar. Sumber: pantauan situs resmi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, data 30 Agustus 2026 pukul 09.59 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id