LENTERAINSPIRATIF.ID – Pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur pada Sabtu (20/6/2026) relatif stabil. Namun, sejumlah komoditas strategis masih mengalami perubahan harga, terutama cabai rawit merah dan bawang merah yang melanjutkan tren penurunan.
Berdasarkan data rata-rata harga konsumen Jawa Timur, cabai rawit merah turun Rp836 per kilogram atau 1,46 persen, dari Rp57.305 menjadi Rp56.469 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang berkurang Rp156 per kilogram atau 0,37 persen menjadi Rp42.412 per kilogram.
Sementara itu, cabai merah besar turun tipis Rp78 per kilogram menjadi Rp38.381 per kilogram. Berbeda dengan cabai merah keriting yang justru naik Rp190 per kilogram atau 0,50 persen menjadi Rp37.981 per kilogram.
Pada kelompok beras, harga beras premium mengalami kenaikan tipis Rp9 per kilogram menjadi Rp14.959 per kilogram. Sedangkan beras medium turun Rp3 per kilogram menjadi Rp12.955 per kilogram.
Komoditas daging menunjukkan pergerakan beragam. Daging ayam ras naik Rp42 per kilogram menjadi Rp32.582 per kilogram, sementara daging sapi paha belakang turun Rp33 per kilogram menjadi Rp125.295 per kilogram. Harga telur ayam ras juga naik tipis Rp4 per kilogram menjadi Rp25.240 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, harga cenderung stabil. Minyak goreng curah bertahan di level Rp20.442 per kilogram, minyak goreng kemasan premium tetap Rp21.627 per liter, dan Minyakita naik tipis Rp2 menjadi Rp16.333 per liter.
Untuk komoditas hortikultura lainnya, kentang naik Rp18 per kilogram menjadi Rp15.270 per kilogram dan kubis naik Rp15 menjadi Rp9.106 per kilogram. Sebaliknya, tomat merah turun Rp24 per kilogram menjadi Rp11.563 per kilogram, sedangkan buncis turun Rp19 menjadi Rp11.552 per kilogram.
Harga bawang putih juga turun tipis Rp20 per kilogram menjadi Rp35.234 per kilogram. Sementara kacang kedelai lokal naik Rp18 per kilogram menjadi Rp13.011 per kilogram dan jagung pipilan kering naik Rp10 menjadi Rp7.882 per kilogram.
Secara umum, mayoritas harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih berada dalam kondisi stabil dengan fluktuasi yang relatif kecil. Penurunan harga cabai rawit merah dan bawang merah menjadi faktor utama yang menahan kenaikan inflasi pangan pada pekan ini.













