BeritaJawa Timur

Digerebek di Kontrakan Madiun, Empat Pekerja Positif Sabu, Polisi Buru Pemasok

×

Digerebek di Kontrakan Madiun, Empat Pekerja Positif Sabu, Polisi Buru Pemasok

Sebarkan artikel ini

LenteraInspiratif.id | Madiun — Empat pria yang bekerja sebagai buruh dan karyawan swasta diamankan Satresnarkoba Polres Madiun dalam penggerebekan sebuah rumah kontrakan. Hasil tes urine awal menunjukkan keempatnya positif mengonsumsi sabu-sabu, sementara polisi masih mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri dugaan jaringan pemasok narkotika.

 

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas keluar-masuk orang di rumah kontrakan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan sebelum mendatangi lokasi dan mengamankan empat pria yang berada di dalam rumah.

 

Kasatresnarkoba Polres Madiun, AKP Heru Santoso, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan hasil pemeriksaan awal dan tes urine menunjukkan keempat pria itu positif menggunakan narkotika jenis sabu.

 

“Betul, kami telah mengamankan empat orang pekerja dari sebuah rumah kontrakan di Madiun. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan tes urine yang dilakukan petugas, keempatnya positif menggunakan narkotika jenis sabu,” ungkap AKP Heru Santoso saat dikonfirmasi awak media.

 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan alat isap sabu atau bong sebagai barang bukti. Penyidik kini memperluas penyelidikan untuk mengungkap asal narkotika yang diduga dikonsumsi para pria tersebut.

 

Polisi juga berupaya menelusuri pihak yang diduga memasok sabu kepada mereka. Pengembangan ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam perkara tersebut.

 

Seorang warga sekitar, Wahyudi (38), mengaku tidak menyangka rumah kontrakan di lingkungannya diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba. Ia menyebut para penghuni kontrakan cenderung tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

 

“Jarang kumpul sama warga sini, kalau keluar rumah biasanya pas berangkat atau pulang kerja saja. Waktu ada polisi datang ramai-ramai baru tahu kalau ternyata mereka pakai narkoba,” tutur Wahyudi.

 

Saat ini, keempat pria tersebut dilaporkan telah diamankan di Mapolres Madiun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Namun, rincian identitas, status hukum masing-masing, serta pasal yang diterapkan belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

 

Polisi masih mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri dugaan pemasok narkotika. Pengembangan penyidikan diharapkan dapat mengungkap asal barang terlarang yang ditemukan dalam kasus ini.

 

 

Pewarta: Mia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id