BeritaJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 27 Oktober 2026, Cabai Keriting Naik Jadi Rp49.938 per Kg

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 27 Oktober 2026, Cabai Keriting Naik Jadi Rp49.938 per Kg

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

SURABAYA, LenteraInspiratif.id — Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur bergerak bervariasi pada Selasa (27/10/2026), berdasarkan data harga rata-rata provinsi di tingkat konsumen. Harga cabai merah keriting, daging sapi, dan sejumlah ikan segar mengalami kenaikan, sedangkan daging ayam ras serta beberapa jenis minyak goreng mengalami penurunan.

 

Berdasarkan data yang tercatat pukul 08.27 WIB, harga cabai merah keriting naik Rp2.188 menjadi Rp49.938 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi paha belakang meningkat Rp1.077 menjadi Rp134.673 per kilogram.

 

Harga Beras dan Minyak Goreng Beragam

 

Harga beras premium naik tipis Rp13 menjadi Rp15.086 per kilogram. Sebaliknya, beras medium turun Rp176 menjadi Rp12.837 per kilogram.

 

Harga gula kristal putih naik Rp29 menjadi Rp17.561 per kilogram. Untuk minyak goreng curah, harga meningkat Rp47 menjadi Rp20.539 per kilogram.

 

Berbeda dengan minyak curah, harga minyak goreng kemasan premium turun Rp223 menjadi Rp21.807 per liter. Minyak goreng kemasan sederhana turun Rp299 menjadi Rp18.510 per liter, sedangkan Minyakita turun Rp50 menjadi Rp15.856 per liter.

 

Daging Ayam dan Telur Mengalami Penurunan

 

Harga daging sapi paha belakang naik menjadi Rp134.673 per kilogram. Namun, harga daging ayam ras turun Rp1.110 menjadi Rp35.609 per kilogram, sementara daging ayam kampung turun Rp1.070 menjadi Rp68.889 per ekor.

 

Penurunan juga terjadi pada kelompok telur. Harga telur ayam ras turun Rp39 menjadi Rp24.006 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung turun Rp2.122 menjadi Rp43.678 per kilogram.

 

Di kelompok susu, harga susu kental manis merek Bendera naik Rp408 menjadi Rp12.911 per kaleng ukuran 370 gram. Susu kental manis merek Indomilk naik menjadi Rp12.523 per kaleng.

 

Susu bubuk instan merek Bendera naik Rp1.415 menjadi Rp43.214 per kemasan 400 gram. Sementara itu, susu bubuk instan merek Indomilk naik Rp1.392 menjadi Rp41.927 per kemasan.

 

Harga Cabai Bergerak Berlawanan

 

Harga cabai merah keriting naik 4,58 persen menjadi Rp49.938 per kilogram. Sebaliknya, cabai merah besar turun 3,71 persen menjadi Rp37.995 per kilogram.

 

Harga cabai rawit merah juga turun tipis Rp54 menjadi Rp59.140 per kilogram.

 

Untuk komoditas bawang, harga bawang merah naik Rp364 menjadi Rp27.973 per kilogram. Bawang putih jenis Sinco/Honan turut naik Rp168 menjadi Rp28.763 per kilogram.

 

Harga jagung pipilan kering turun Rp67 menjadi Rp7.908 per kilogram. Kedelai impor turun menjadi Rp12.534 per kilogram, sedangkan kedelai lokal turun menjadi Rp12.933 per kilogram.

 

Harga Ikan Segar Naik

 

Kenaikan tercatat pada seluruh jenis ikan segar yang tercantum dalam data. Harga ikan bandeng naik Rp177 menjadi Rp35.881 per kilogram, sedangkan ikan kembung naik Rp1.030 menjadi Rp37.555 per kilogram.

 

Harga ikan tuna meningkat Rp2.203 menjadi Rp43.578 per kilogram. Ikan tongkol naik Rp1.679 menjadi Rp36.907 per kilogram dan ikan cakalang naik Rp2.150 menjadi Rp38.284 per kilogram.

 

Sebaliknya, harga ikan asin teri turun Rp3.141 menjadi Rp75.357 per kilogram.

 

Harga Sayuran dan Bahan Bangunan Berubah

 

Harga kentang naik Rp533 menjadi Rp15.719 per kilogram. Tomat merah naik Rp460 menjadi Rp9.600 per kilogram, wortel naik Rp175 menjadi Rp14.230 per kilogram, dan buncis naik Rp183 menjadi Rp15.741 per kilogram.

 

Sementara itu, harga kol atau kubis turun Rp76 menjadi Rp9.103 per kilogram.

 

Pada kelompok bahan bangunan, harga papan meranti ukuran 4 meter naik Rp9.368 menjadi Rp117.177 per lembar. Semen Bosowa ukuran 40 kilogram tercatat naik Rp12.437 menjadi Rp60.666 per sak.

 

Harga sejumlah besi beton juga mengalami kenaikan. Besi beton ukuran 10 milimeter naik Rp2.383 menjadi Rp73.428 per batang, sedangkan ukuran 12 milimeter naik Rp2.552 menjadi Rp103.267 per batang.

 

Harga Elpiji dan Pupuk Naik

 

Harga gas elpiji 3 kilogram dalam data naik Rp359 menjadi Rp20.220 sesuai satuan yang dicantumkan sumber.

 

Harga pupuk non-subsidi juga mayoritas meningkat. Pupuk KCL naik menjadi Rp10.957 per kilogram, NPK menjadi Rp14.225 per kilogram, SP 35 menjadi Rp8.420 per kilogram, dan urea menjadi Rp9.097 per kilogram.

 

Sementara itu, pupuk ZA non-subsidi turun Rp209 menjadi Rp6.502 per kilogram.

 

Data tersebut merupakan harga rata-rata tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur. Harga di pasar setempat dapat berbeda bergantung pada wilayah dan kondisi perdagangan.

 

Sumber: Data harga rata-rata Provinsi Jawa Timur di tingkat konsumen, 27 Oktober 2026 pukul 08.27 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id