Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E., melalui zoom secara resmi membuka kegiatan “Peningkatan Kapasitas Pelaksana Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal” , Kamis (3/9/2026).
Pembukaan berlangsung di Lynn Hotel Mojokerto dan turut dihadiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mojokerto Ary Setiawan.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Satpol PP Kota Mojokerto dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal di wilayah kota Mojokerto
Dalam sambutannya, Wali Kota Ika Puspitasari menekankan pentingnya keseriusan seluruh petugas dalam memberantas peredaran rokok tanpa pita cukai.
“Saya titip pesan, jangan sampai ada rokok ilegal yang beredar di Kota Mojokerto. Karena satu batang rokok ilegal saja itu sudah menyebabkan kerugian negara. Padahal dana cukai itu kembali lagi untuk pembangunan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ning Ita.
Tak hanya itu, Wali Kota juga meminta Satpol PP dan Bea Cukai tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga edukasi ke masyarakat dan pelaku usaha.
“Stop Peredaran Rokok Ilegal, Kita lindungi pedagang yang jualan resmi, kita tertibkan yang nakal. Tujuannya agar penerimaan negara optimal dan iklim usaha di Mojokerto sehat,” lanjutnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Mojokerto Ary Setiawan, menyatakan siap menindaklanjuti arahan Wali Kota. Setelah pelatihan ini, Satpol PP akan meningkatkan operasi gabungan bersama Bea Cukai, TNI dan Polri.
“Personel yang ikut pelatihan batch 2 ini adalah ujung tombak di lapangan. Kami targetkan peredaran rokok ilegal bisa ditekan seminimal mungkin. Sosialisasi ke toko dan agen juga akan kami intensifkan,” ujar Ary Setiawan.
Puluhan anggota Satpol PP mengikuti pelatihan ini. Materinya meliputi identifikasi ciri rokok ilegal, prosedur penindakan, hingga aspek hukum Undang-Undang Cukai.
Pemkot Mojokerto berharap dengan sinergi ini, penerimaan cukai dari Kota Mojokerto dapat meningkat dan masyarakat terhindar dari produk ilegal yang merugikan. ( Roe/ ADV)












