BeritaJawa Timur

Ning Ita Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara di Koperasi Award 2026

×

Ning Ita Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara di Koperasi Award 2026

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menerima penghargaan

MOJOKERTO, LenteraInspiratif.id – Komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam memperkuat koperasi kembali mendapat pengakuan tingkat nasional. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dalam ajang Koperasi Award 2026 yang berlangsung di Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam.

 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Ning Ita, sapaan Ika Puspitasari, dalam mendorong perkembangan dan pembinaan koperasi di Kota Mojokerto.

 

Bagi Ning Ita, penghargaan itu bukan sekadar pencapaian personal. Ia menilai apresiasi tersebut menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki kualitas koperasi agar mampu berkembang sekaligus memberikan manfaat langsung kepada anggota dan masyarakat.

 

“Terima kasih kepada Kementerian Koperasi. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan program-program perkoperasian secara berkelanjutan. Koperasi harus kuat, koperasi harus bangkit sehingga memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” ujar Ning Ita.

 

Penghargaan terbaru tersebut menambah deretan apresiasi yang diterima Ning Ita dalam bidang perkoperasian. Sebelumnya, pada 2022, ia memperoleh predikat Penggerak Koperasi Terbaik Tingkat Nasional dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

 

Kemudian pada 2025, Ning Ita kembali mendapat penghargaan sebagai Tokoh Pembina Koperasi Jawa Timur dari Gubernur Jawa Timur. Setahun berselang, ia juga menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur.

 

Sementara itu, data perkoperasian di Kota Mojokerto saat ini mencatat terdapat 213 koperasi, dengan 164 di antaranya berstatus aktif. Dari jumlah tersebut, 63 koperasi masuk kategori sehat dan 39 lainnya berada dalam kategori cukup sehat.

 

Ning Ita menegaskan, pembinaan koperasi tidak cukup dilakukan sekali, melainkan harus menjadi proses berkelanjutan. Penguatan kelembagaan, tata kelola, hingga kemampuan beradaptasi dengan perubahan ekonomi menjadi bagian penting yang perlu terus didorong.

 

“Kami ingin koperasi di Kota Mojokerto terus berkembang dan semakin dirasakan manfaatnya. Karena itu, pembinaan dan peningkatan kualitas koperasi akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” katanya.

 

Menurutnya, koperasi memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian berbasis masyarakat. Koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional dinilai dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama.

 

Penghargaan Bakti Koperasi Nayaka Mahambara pun diharapkan menjadi pemacu bagi Pemkot Mojokerto untuk melanjutkan pembinaan serta meningkatkan kualitas koperasi, sehingga keberadaannya tidak hanya aktif secara kelembagaan, tetapi juga semakin memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. (Roe/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id