EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim 27 April 2026: Cabai Besar Naik Tajam, Rawit Merah Turun Signifikan

×

Harga Sembako Jatim 27 April 2026: Cabai Besar Naik Tajam, Rawit Merah Turun Signifikan

Sebarkan artikel ini
Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadan di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (17/6). Meski harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan, pedagang setempat mengaku jumlah permintaan dari warga yang berbelanja tetap mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 100 persen untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Surabaya – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur pada Senin (27/4/2026) kembali mengalami fluktuasi. Kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, khususnya cabai merah besar, sementara cabai rawit merah justru turun cukup tajam.

Berdasarkan data harga rata-rata tingkat konsumen, cabai merah besar naik Rp 1.054 per kilogram atau 2,77 persen, dari Rp 38.036 menjadi Rp 39.090 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting sebesar Rp 400 atau 1,12 persen, kini berada di angka Rp 35.985 per kilogram.

Sebaliknya, cabai rawit merah mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 2.168 per kilogram atau 4,42 persen, dari Rp 49.071 menjadi Rp 46.903 per kilogram.

Selain cabai, beberapa komoditas lain juga mengalami perubahan harga. Bawang merah naik Rp 140 menjadi Rp 35.331 per kilogram, sementara bawang putih turun Rp 151 ke posisi Rp 29.895 per kilogram.

Untuk bahan pokok utama, harga beras relatif stabil. Beras premium naik tipis Rp 1 menjadi Rp 14.871 per kilogram, sedangkan beras medium naik Rp 13 menjadi Rp 12.938 per kilogram.

Di kelompok minyak goreng, Minyakita tercatat naik Rp 68 per liter atau 0,42 persen, menjadi Rp 16.268 per liter. Sementara minyak goreng kemasan premium justru turun tipis Rp 31 ke angka Rp 21.399 per liter.

Untuk komoditas hewani, daging ayam ras turun Rp 38 menjadi Rp 34.432 per kilogram, sedangkan daging sapi paha belakang naik tipis Rp 39 ke level Rp 124.189 per kilogram.

Pada kelompok sayuran, harga kol/kubis naik Rp 111 menjadi Rp 8.362 per kilogram. Sementara tomat merah turun Rp 165, wortel turun Rp 92, dan buncis turun cukup tajam sebesar Rp 370 per kilogram.

Di sektor pupuk, pergerakan harga cukup menonjol terjadi pada pupuk SP 35 non subsidi yang turun Rp 674 atau 8,04 persen, sedangkan pupuk urea non subsidi naik Rp 174 atau 2,04 persen.

Secara umum, pergerakan harga hari ini masih didominasi komoditas hortikultura yang sensitif terhadap pasokan harian, terutama cabai dan sayur mayur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id