JAWA TIMUR – Pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur hari ini menunjukkan kondisi pasar yang relatif stabil dengan fluktuasi tipis pada sejumlah komoditas utama. Penurunan masih mendominasi pada kelompok cabai, sementara beras dan minyak goreng mengalami kenaikan ringan.
Pada kelompok pangan pokok, beras premium naik Rp4 menjadi Rp14.871 per kilogram, sedangkan beras medium juga naik Rp4 menjadi Rp12.920 per kilogram. Sementara itu, gula kristal putih turun tipis Rp1 menjadi Rp17.367 per kilogram.
Untuk minyak goreng, harga bergerak naik tipis. Minyak goreng curah naik Rp11 menjadi Rp20.252 per kilogram, kemasan premium naik Rp27 menjadi Rp21.151 per liter, dan kemasan sederhana naik Rp50 menjadi Rp18.063 per liter. Di sisi lain, MINYAKITA turun Rp24 menjadi Rp15.943 per liter.
Pada komoditas protein hewani, daging sapi paha belakang naik Rp65 menjadi Rp124.153 per kilogram. Daging ayam ras turun Rp72 menjadi Rp35.140 per kilogram, sementara ayam kampung naik Rp208 menjadi Rp70.810 per ekor.
Harga telur terpantau relatif stabil. Telur ayam ras naik tipis Rp15 menjadi Rp27.112 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung turun Rp98 menjadi Rp46.131 per kilogram.
Pergerakan yang cukup menonjol kembali terjadi pada kelompok cabai. Cabe merah keriting turun Rp129 menjadi Rp34.453 per kilogram, cabe merah besar turun Rp36 menjadi Rp35.269 per kilogram, dan cabe rawit merah kembali melemah Rp831 menjadi Rp55.291 per kilogram atau turun 1,48 persen.
Pada komoditas bawang, bawang merah turun Rp64 menjadi Rp35.085 per kilogram, sementara bawang putih justru naik Rp63 menjadi Rp30.301 per kilogram.
Di kelompok sayur mayur, pergerakan harga relatif tipis. Kol/kubis naik Rp22 menjadi Rp8.479 per kilogram, kentang naik Rp4 menjadi Rp14.806 per kilogram, wortel naik Rp16 menjadi Rp11.679 per kilogram, dan buncis naik Rp66 menjadi Rp14.101 per kilogram. Sementara tomat merah turun tipis Rp7 menjadi Rp12.968 per kilogram.
Untuk bahan energi rumah tangga, gas elpiji 3 kilogram naik Rp35 menjadi Rp19.978 per kilogram.
Sementara pada sektor pertanian, harga pupuk sebagian besar turun. Pupuk KCL non subsidi turun cukup dalam Rp253 menjadi Rp10.127 per kilogram, NPK non subsidi turun Rp114 menjadi Rp13.964 per kilogram, dan urea non subsidi turun Rp77 menjadi Rp8.433 per kilogram.
Secara umum, harga sembako di Jawa Timur hari ini masih dalam kondisi terkendali. Penurunan berlanjut pada cabe rawit menjadi sorotan utama, sementara komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng hanya bergerak tipis.












