Surabaya, LenteraInspiratif.id– Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur mengalami fluktuasi pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, sementara beberapa bahan pangan lain seperti telur ayam ras dan daging ayam justru mengalami penurunan.
Berdasarkan data harga rata-rata tingkat konsumen di Jawa Timur per pukul 12.41 WIB, cabe merah besar mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp1.152 per kilogram atau 2,56 persen, dari sebelumnya Rp44.942 menjadi Rp46.094 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada cabe merah keriting yang naik Rp666 menjadi Rp42.275 per kilogram. Sementara cabe rawit merah ikut merangkak naik Rp576 menjadi Rp68.798 per kilogram.
Selain cabai, bawang merah turut mengalami kenaikan tipis sebesar Rp156 menjadi Rp38.374 per kilogram. Harga gula kristal putih juga naik Rp11 menjadi Rp17.233 per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Telur ayam ras tercatat turun paling besar yakni Rp119 menjadi Rp25.882 per kilogram. Daging ayam ras turun Rp35 menjadi Rp35.293 per kilogram, sedangkan ayam kampung turun Rp46 per ekor menjadi Rp70.685.
Harga bawang putih sinco atau honan juga mengalami penurunan sebesar Rp64 menjadi Rp29.357 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras premium turun tipis Rp2 menjadi Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium stabil di angka Rp12.960 per kilogram.
Harga minyak goreng terpantau relatif stabil. Minyak goreng curah naik tipis menjadi Rp20.551 per kilogram, sedangkan Minyakita berada di angka Rp16.314 per liter.
Sementara itu, harga LPG 3 kilogram turun tipis menjadi Rp19.890. Adapun sejumlah bahan bangunan seperti semen, besi beton, triplek, hingga pupuk non subsidi masih terpantau stabil tanpa perubahan harga signifikan.
Kenaikan harga cabai diperkirakan dipengaruhi faktor pasokan dan cuaca, sementara penurunan telur ayam ras terjadi seiring mulai normalnya distribusi pasokan di sejumlah daerah Jawa Timur.











