EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim 20 April 2026: Minyak Goreng dan Cabai Melonjak, Daging serta Telur Turun

×

Harga Sembako Jatim 20 April 2026: Minyak Goreng dan Cabai Melonjak, Daging serta Telur Turun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

SURABAYA – Harga sembako di Jawa Timur kembali mengalami fluktuasi pada Senin (20/4/2026). Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), kenaikan paling mencolok terjadi pada minyak goreng, garam, dan komoditas cabai, sementara harga daging serta telur justru mengalami penurunan.

Minyak goreng kemasan premium tercatat naik Rp224 atau 1,06 persen menjadi Rp21.353 per liter. Sementara Minyakita melonjak Rp346 atau 2,17 persen menjadi Rp16.323 per liter. Minyak goreng curah juga berada di level Rp20.190 per kilogram.

Kenaikan tajam juga terlihat pada komoditas cabai. Cabai merah keriting melonjak Rp2.175 menjadi Rp36.775 per kilogram atau naik 6,29 persen. Cabai merah besar naik Rp1.215 menjadi Rp36.578 per kilogram atau 3,44 persen.

Namun, cabai rawit merah justru turun signifikan Rp1.972 menjadi Rp53.494 per kilogram atau turun 3,56 persen.

Selain cabai, lonjakan paling tinggi terjadi pada garam bata yang naik Rp320 menjadi Rp2.098 atau meningkat 17,98 persen. Garam halus tercatat di angka Rp9.180 per kilogram.

Di sisi lain, sejumlah komoditas protein hewani mengalami koreksi turun. Daging sapi paha belakang turun Rp753 menjadi Rp123.510 per kilogram. Daging ayam ras turun Rp638 menjadi Rp34.529 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung turun Rp925 menjadi Rp69.677 per ekor.

Harga telur juga ikut melemah. Telur ayam ras turun Rp123 menjadi Rp26.955 per kilogram, sementara telur ayam kampung turun Rp651 menjadi Rp45.577 per kilogram.

Untuk bahan pokok lainnya, harga beras premium berada di Rp14.915 per kilogram dan beras medium Rp12.945 per kilogram. Gula kristal putih tercatat Rp17.389 per kilogram.

Komoditas bumbu dapur menunjukkan pergerakan beragam. Bawang merah berada di harga Rp34.965 per kilogram, sementara bawang putih turun Rp127 menjadi Rp30.113 per kilogram.

Gas elpiji 3 kilogram tercatat berada di level Rp20.013.

Fluktuasi harga ini dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari perubahan pasokan dan permintaan, kondisi cuaca, biaya distribusi, hingga kebijakan pemerintah terkait impor dan subsidi. Cuaca ekstrem serta gangguan logistik juga menjadi faktor yang kerap memicu lonjakan harga, terutama pada komoditas hortikultura seperti cabai.

Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi pasar yang dinamis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id