BeritaJawa Timur

Harga Sembako Jatim 23 April 2026: Beras Naik, Minyak Goreng dan Daging Turun

×

Harga Sembako Jatim 23 April 2026: Beras Naik, Minyak Goreng dan Daging Turun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

Surabaya – Harga rata-rata bahan pokok di tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis. Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, terutama beras, garam bata, dan beberapa bahan pangan olahan, sementara minyak goreng, daging, serta sebagian sayuran justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data terbaru, beras premium naik Rp 85 atau 0,57 persen menjadi Rp 14.936 per kilogram. Sementara beras medium juga meningkat Rp 67 atau 0,52 persen menjadi Rp 12.978 per kilogram.

Di sisi lain, harga minyak goreng tercatat mengalami penurunan di seluruh jenis. Minyak goreng curah turun Rp 195 menjadi Rp 20.152 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan premium turun Rp 72 menjadi Rp 21.170 per liter. Minyakita juga turun Rp 62 menjadi Rp 16.150 per liter.

Untuk komoditas protein hewani, tren penurunan juga terlihat cukup jelas. Daging sapi paha belakang turun Rp 232 menjadi Rp 123.962 per kilogram. Daging ayam ras melemah Rp 364 menjadi Rp 34.325 per kilogram, sementara daging ayam kampung turun cukup tajam sebesar Rp 1.408 menjadi Rp 69.053 per ekor.

Harga telur relatif stabil. Telur ayam ras turun tipis Rp 15 menjadi Rp 26.613 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung naik tipis Rp 6 menjadi Rp 46.247 per kilogram.

Kenaikan cukup mencolok terjadi pada garam bata, yang melonjak Rp 265 atau 15,20 persen menjadi Rp 2.009 per buah. Selain itu, kedelai lokal juga naik signifikan sebesar Rp 640 atau 4,95 persen menjadi Rp 13.571 per kilogram.

Yang paling mencuri perhatian adalah lonjakan harga mi instan rasa kari ayam, yang naik Rp 494 atau 15,46 persen, dari Rp 3.196 menjadi Rp 3.690 per bungkus.

Pada kelompok bumbu dapur, cabai merah besar naik Rp 523 menjadi Rp 37.182 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah justru turun Rp 161 menjadi Rp 51.362 per kilogram.

Sementara itu, beberapa komoditas sayuran mengalami penurunan cukup tajam. Tomat merah turun Rp 389 atau 3,13 persen menjadi Rp 12.046 per kilogram, dan buncis turun Rp 478 atau 3,42 persen menjadi Rp 13.484 per kilogram.

Di sektor bahan bangunan, papan meranti mengalami lonjakan cukup tinggi sebesar Rp 6.447 atau 6,15 persen, menjadi Rp 111.302 per lembar.

Fluktuasi harga pada sejumlah komoditas ini menunjukkan pasar bahan pokok di Jawa Timur masih bergerak dinamis, terutama pada bahan pangan yang dipengaruhi pasokan harian dan distribusi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id