Surabaya – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur pada Minggu (26/4/2026) terpantau relatif stabil dengan pergerakan tipis pada beberapa komoditas utama. Berdasarkan data rata-rata tingkat konsumen, kenaikan terjadi pada cabai merah keriting, sementara harga daging sapi, daging ayam, dan telur ayam ras mengalami penurunan tipis.
Komoditas yang mengalami kenaikan paling menonjol adalah cabai merah keriting yang naik Rp 135 per kilogram atau 0,38 persen, dari Rp 35.450 menjadi Rp 35.585 per kilogram. Sementara cabai merah besar juga naik tipis Rp 29 menjadi Rp 38.036 per kilogram.
Di sisi lain, cabai rawit merah justru turun tipis sebesar Rp 73 atau 0,15 persen, dari Rp 49.145 menjadi Rp 49.071 per kilogram.
Untuk kelompok bahan pangan hewani, daging sapi paha belakang turun Rp 197 per kilogram atau 0,16 persen, menjadi Rp 124.150 per kilogram. Harga daging ayam ras juga melemah tipis sebesar Rp 16, kini berada di level Rp 34.470 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras yang turun Rp 35 atau 0,13 persen, dari Rp 26.527 menjadi Rp 26.492 per kilogram.
Sementara itu, harga komoditas pokok lainnya cenderung stabil. Beras premium tetap di angka Rp 14.870 per kilogram, sedangkan beras medium turun tipis Rp 3 menjadi Rp 12.925 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, harga relatif tidak banyak berubah. Minyak goreng curah naik tipis Rp 19 menjadi Rp 20.409 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan premium dan Minyakita terpantau stabil.
Untuk komoditas sayuran, harga tomat merah naik tipis Rp 21 menjadi Rp 11.963 per kilogram, disusul wortel yang naik Rp 29 menjadi Rp 11.647 per kilogram. Namun buncis turun Rp 70 menjadi Rp 13.670 per kilogram.
Secara umum, pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur hari ini masih berada dalam kondisi terkendali, dengan mayoritas komoditas mengalami perubahan yang tidak terlalu signifikan.













