Kota Mojokerto, LenteraInspiratif.id– Semangat gotong royong kembali ditegaskan PDI Perjuangan dalam momentum Idul Adha 2026. Melalui DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, sebanyak 468 ekor sapi kurban didistribusikan ke seluruh DPC di kabupaten/kota, termasuk DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto.
DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto sendiri menerima tiga ekor sapi kurban yang kemudian disalurkan ke sejumlah titik. Di antaranya Mushola Al Umariyah RT 04 RW 02 lingkungan Kedungkwali Kelurahan Miji, Pondok Pesantren Al Amin Surodinawan, serta satu ekor lainnya disembelih di kantor DPC dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar.
Penyerahan hewan kurban dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, didampingi Sekretaris DPC Ery Purwanti.
Santoso Bekti Wibowo mengatakan, momentum Idul Adha menjadi ruang penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat.
“Dua sapi kita serahkan ke pondok pesantren, satu untuk warga sekitar DPC. Semuanya kita distribusikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Ia menegaskan, Idul Adha juga menjadi pengingat nilai keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam hal keikhlasan dan pengorbanan.
“Ini bagian dari upaya meneladani nilai-nilai pengorbanan. Harapannya bisa meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Ery Purwanti, menyebut momentum kurban juga menjadi sarana memperkuat soliditas kader partai.
Menurutnya, nilai pengorbanan dalam Idul Adha sejalan dengan semangat gotong royong yang terus dijaga PDI Perjuangan di tengah masyarakat.
“Idul Adha ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan kader bersama masyarakat,” ujarnya.
Dari tingkat provinsi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa penyaluran ratusan hewan kurban menjadi bagian dari komitmen partai untuk terus hadir di tengah rakyat.
Ia menyebut, nilai keikhlasan dan pengorbanan dalam Idul Adha sejalan dengan semangat perjuangan partai dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Semangat ini terus kita jaga agar PDI Perjuangan tetap hadir dan menyatu dengan rakyat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PDIP Jawa Timur berharap tradisi berbagi dan gotong royong dapat terus menguat, sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.













