Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (SuMo) KM 720+800 Jalur A, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah Mitsubishi Xpander dan truk box itu diduga dipicu pecah ban depan sebelah kiri pada kendaraan Xpander.
Meski menyebabkan kerusakan cukup parah pada kendaraan yang terlibat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, sementara kerusakan fasilitas jalan tol masih dalam proses pendataan.
Panit PJR III Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana menjelaskan, kecelakaan bermula saat Mitsubishi Xpander bernopol B-2315-BZF yang dikemudikan Agus Rudik Santoso (38), warga Pamekasan, Madura, melaju dari arah Jakarta menuju Madura melalui lajur cepat.
“Sesampainya di KM 720+800 Jalur A Tol Surabaya-Mojokerto, kendaraan mengalami pecah ban depan sebelah kiri sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan menabrak kendaraan lain yang berada di depannya,” ujar Ipda Ridho.
Namun kendaraan yang sempat tertabrak tersebut tidak berada di lokasi saat petugas datang sehingga masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Setelah mengalami benturan, Mitsubishi Xpander berhenti di lajur cepat. Beberapa saat kemudian, dari arah belakang melaju truk box bernopol L-8503-UCA yang dikemudikan Saifudin (47), warga Tasikmalaya, Jawa Barat.
Diduga karena tidak memiliki jarak aman yang cukup, truk box tersebut akhirnya menabrak bagian belakang Xpander yang berhenti di tengah lajur.
“Usai menabrak kendaraan di depannya, truk box kemudian menghantam guardrail beton pembatas jalan dan berhenti menghadap ke arah timur,” jelasnya.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas di ruas tol relatif lancar. Polisi memastikan faktor cuaca bukan menjadi penyebab kecelakaan.
Dalam insiden tersebut, pengemudi Xpander Agus Rudik Santoso bersama penumpangnya, Anam (25), selamat tanpa mengalami luka. Begitu pula pengemudi truk box Saifudin dan penumpangnya, Gozali (47), yang juga tidak mengalami cedera.
Berdasarkan hasil analisa awal, polisi menduga kecelakaan dipicu faktor teknis kendaraan berupa pecah ban depan kiri yang menyebabkan pengemudi kehilangan kendali.
“Analisa sementara mengarah pada pecah ban depan kiri Mitsubishi Xpander yang mengakibatkan kendaraan oleng dan memicu rangkaian kecelakaan. Namun penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh faktor penyebabnya,” tegas Ipda Ridho.
Mendapat laporan kejadian, petugas PJR III Ditlantas Polda Jatim bersama pihak pengelola Tol Surabaya-Mojokerto langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, dokumentasi lokasi, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat ke Mako PJR Jatim III Warugunung guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Meski sempat mengganggu arus kendaraan di lajur cepat, proses evakuasi berlangsung lancar dan kondisi lalu lintas kembali normal setelah penanganan dilakukan petugas.













