BeritaJawa Timur

Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Kota Mojokerto Terbakar, Delapan Unit Damkar Dikerahkan

×

Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Kota Mojokerto Terbakar, Delapan Unit Damkar Dikerahkan

Sebarkan artikel ini

Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Kebakaran hebat melanda gudang sekaligus pabrik pengolahan ban bekas milik CV Indah Sentosa Ban di Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (27/5/2026) siang. Kobaran api dengan cepat membesar karena banyaknya material karet dan serbuk ban yang mudah terbakar.

 

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.15 WIB saat kondisi pabrik sedang tutup karena libur operasional. Api diduga pertama kali muncul dari area tengah bangunan sebelum akhirnya merembet ke hampir seluruh bagian gudang.

 

Di dalam gudang tersebut terdapat berbagai material dan peralatan produksi seperti serbuk ban, potongan ban bekas, mesin penggiling, forklift hingga mesin diesel.

 

Komandan Regu Damkar Kota Mojokerto, Suyitno mengatakan, banyaknya material berbahan karet menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

 

“Yang terbakar ada mesin, troli, diesel, forklift juga ikut terbakar,” kata Suyitno di lokasi kejadian.

 

Menurutnya, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.15 WIB. Saat tim pemadam tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar area pabrik seluas sekitar 500 hingga 600 meter persegi.

 

Untuk mempercepat proses pemadaman, petugas mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Mojokerto dan Kabupaten Mojokerto secara bergantian.

 

“Kesulitannya bukan pada pasokan air, tetapi karena material karet sangat mudah terbakar sehingga api cepat membesar,” jelasnya.

 

Selain petugas damkar, proses penanganan juga melibatkan personel TNI-Polri, PMI, serta relawan gabungan yang membantu pengamanan dan pendinginan di lokasi kebakaran.

 

Sementara itu, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan petugas terkait.

 

“Hingga saat ini proses pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id