Harga sembako Jatim hari ini, Sabtu (7/11/2026), terpantau relatif stabil pada sejumlah komoditas utama. Namun, beberapa bahan pangan masih mengalami perubahan harga, termasuk cabai rawit merah yang kembali mengalami kenaikan. Berdasarkan data rata-rata harga konsumen Provinsi Jawa Timur yang diperbarui pukul 15.06 WIB, cabai rawit merah tercatat Rp55.348 per kilogram.
Harga tersebut naik Rp704 atau sekitar 1,29 persen dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka Rp54.645 per kilogram. Kenaikan cabai rawit merah terjadi di tengah pergerakan harga bahan pokok lain yang cenderung tipis.
Data harga ini dapat menjadi acuan masyarakat untuk memantau perkembangan kebutuhan sehari-hari, meskipun harga di masing-masing pasar dan daerah dapat berbeda.
Harga Beras dan Gula Relatif Stabil
Harga beras di Jawa Timur hanya mengalami penurunan tipis. Beras premium tercatat Rp15.066 per kilogram, turun Rp4 dari harga sebelumnya Rp15.070 per kilogram.
Beras medium juga turun Rp4. Harga komoditas ini berada di angka Rp13.013 per kilogram, dibandingkan sebelumnya Rp13.017 per kilogram.
Sementara itu, harga gula kristal putih tidak mengalami perubahan. Rata-rata harganya tetap Rp17.609 per kilogram.
Pergerakan yang sangat terbatas tersebut menunjukkan harga beras dan gula relatif stabil berdasarkan pencatatan terbaru.
Harga Minyak Goreng dan MINYAKITA
Kelompok minyak goreng juga cenderung stabil. Minyak goreng curah tercatat Rp20.440 per kilogram, turun tipis Rp9 dibandingkan hari sebelumnya.
Minyak goreng kemasan premium tetap Rp22.072 per liter. Begitu pula minyak goreng kemasan sederhana yang bertahan di angka Rp18.830 per liter.
Sementara itu, MINYAKITA mengalami penurunan tipis dari Rp15.949 menjadi Rp15.942 per liter. Selisihnya hanya Rp7 atau sekitar 0,04 persen.
Dengan perubahan yang relatif kecil, sebagian besar jenis minyak goreng belum menunjukkan pergerakan harga yang signifikan.
Cabai Rawit Merah Naik, Cabai Lain Bergerak Tipis
Perhatian pada kelompok bumbu dapur tertuju pada cabai rawit merah. Harganya meningkat dari Rp54.645 menjadi Rp55.348 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah besar. Komoditas ini naik dari Rp35.706 menjadi Rp35.795 per kilogram, bertambah Rp89 atau 0,25 persen.
Sebaliknya, cabai merah keriting turun tipis dari Rp49.831 menjadi Rp49.786 per kilogram. Penurunannya tercatat Rp45 atau sekitar 0,09 persen.
Untuk komoditas bawang, kedua jenis yang tercatat justru mengalami penurunan. Harga bawang merah turun dari Rp28.064 menjadi Rp28.022 per kilogram.
Bawang putih jenis Sinco/Honan juga turun dari Rp28.256 menjadi Rp28.077 per kilogram, berkurang Rp179 atau 0,63 persen.
Harga Daging dan Telur Turun Tipis
Pada kelompok daging, harga daging sapi paha belakang sedikit meningkat. Rata-rata harganya mencapai Rp135.327 per kilogram, naik Rp22 dibandingkan sebelumnya Rp135.305 per kilogram.
Sebaliknya, daging ayam ras turun dari Rp35.033 menjadi Rp34.987 per kilogram. Harga daging ayam kampung juga berkurang dari Rp70.127 menjadi Rp70.081 per ekor.
Penurunan tipis turut terjadi pada harga telur. Telur ayam ras tercatat Rp23.446 per kilogram, turun Rp11 dari harga sebelumnya Rp23.458 per kilogram.
Sementara itu, telur ayam kampung berada di angka Rp45.754 per kilogram, turun Rp15 dibandingkan hari sebelumnya.
Jagung Pipilan Mengalami Kenaikan
Salah satu perubahan cukup menonjol dalam data terbaru terlihat pada jagung pipilan kering. Harganya meningkat dari Rp7.935 menjadi Rp8.567 per kilogram.
Kenaikan mencapai Rp632 atau sekitar 7,96 persen. Perubahan ini menjadi salah satu kenaikan persentase terbesar di antara komoditas pangan yang tercatat.
Di sisi lain, harga kedelai impor naik dari Rp12.657 menjadi Rp12.743 per kilogram. Namun, kedelai lokal justru turun dari Rp13.117 menjadi Rp12.989 per kilogram.
Harga tepung terigu protein sedang juga mengalami kenaikan tipis menjadi Rp11.601 per kilogram. Sementara harga Indomie rasa kari ayam tetap Rp3.220 per bungkus.
Harga Sayuran Cenderung Stabil
Harga sejumlah sayuran di Jawa Timur tidak mengalami perubahan besar.
Kol atau kubis tercatat Rp9.656 per kilogram, turun dari Rp9.681 per kilogram. Kentang juga turun tipis menjadi Rp15.167 per kilogram.
Sebaliknya, tomat merah naik Rp2 menjadi Rp9.400 per kilogram. Wortel turun tipis dari Rp14.209 menjadi Rp14.203 per kilogram.
Harga buncis juga mengalami penurunan dari Rp16.421 menjadi Rp16.379 per kilogram.
Untuk komoditas lain, kacang hijau turun menjadi Rp27.143 per kilogram dan kacang tanah menjadi Rp39.839 per kilogram. Sementara ketela pohon naik tipis menjadi Rp5.134 per kilogram.
Harga Ikan Segar Bergerak Beragam
Pergerakan harga ikan segar juga relatif terbatas. Ikan bandeng naik dari Rp35.866 menjadi Rp35.880 per kilogram.
Ikan kembung tercatat Rp36.499 per kilogram, naik Rp10. Harga ikan tuna meningkat dari Rp41.414 menjadi Rp41.445 per kilogram.
Sebaliknya, ikan tongkol turun tipis menjadi Rp35.393 per kilogram. Ikan cakalang juga mengalami penurunan dari Rp36.184 menjadi Rp36.123 per kilogram.
Sementara itu, ikan asin teri tercatat Rp78.366 per kilogram, naik tipis Rp13 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga Gas LPG dan Bahan Bangunan Tidak Berubah
Berbeda dengan beberapa bahan pangan, harga sejumlah kebutuhan rumah tangga dan material bangunan terpantau tetap.
Harga gas elpiji 3 kilogram tercatat Rp19.872. Harga berbagai merek semen, mulai dari Gresik, Tiga Roda, Padang, Tonasa, Bosowa hingga Dynamix, juga tidak mengalami perubahan.
Harga kayu balok meranti, papan meranti, triplek 6 milimeter, besi beton, serta sebagian besar ukuran paku turut bertahan pada angka sebelumnya.
Harga pupuk non-subsidi jenis KCL, NPK, SP 35, urea, dan ZA juga tercatat tidak berubah.
Konsumen Perlu Memantau Harga Pasar
Secara umum, harga sembako Jawa Timur pada 7 November 2026 menunjukkan kondisi yang relat










