EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 4 November 2026, Cabai Kompak Naik hingga Rp990 per Kg

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 4 November 2026, Cabai Kompak Naik hingga Rp990 per Kg

Sebarkan artikel ini
Pedagang pasar tanjung anyar

SURABAYA, LenteraInspiratif.id — Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur mengalami pergerakan bervariasi pada Rabu (4/11/2026), berdasarkan data harga rata-rata provinsi di tingkat konsumen. Kenaikan paling menonjol terjadi pada kelompok cabai, sementara harga daging, ikan segar, serta sejumlah bahan kebutuhan rumah tangga justru mengalami penurunan.

 

Data yang diperbarui pukul 10.24 WIB menunjukkan seluruh jenis cabai mengalami kenaikan. Cabai merah keriting naik Rp990 menjadi Rp47.470 per kilogram, cabai merah besar naik Rp302 menjadi Rp34.623 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah bertambah Rp602 menjadi Rp54.293 per kilogram.

 

Kenaikan tersebut membuat cabai rawit merah menjadi komoditas cabai dengan harga tertinggi dalam daftar pemantauan. Sementara itu, harga bawang merah turun tipis Rp35 menjadi Rp27.782 per kilogram dan bawang putih turun Rp162 menjadi Rp28.267 per kilogram.

 

Harga Beras dan Minyak Goreng Bergerak Tipis

 

Pada kelompok beras, harga beras premium naik Rp23 menjadi Rp15.098 per kilogram. Sebaliknya, beras medium turun Rp22 menjadi Rp12.989 per kilogram.

 

Harga gula kristal putih juga mengalami penurunan Rp33 menjadi Rp17.562 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga curah turun Rp31 menjadi Rp20.421 per kilogram dan Minyakita turun Rp37 menjadi Rp15.867 per liter.

 

Namun, minyak goreng kemasan premium naik Rp117 menjadi Rp22.138 per liter. Minyak goreng kemasan sederhana juga meningkat Rp144 menjadi Rp18.973 per liter.

 

Harga Daging dan Ikan Segar Turun

 

Penurunan terjadi pada seluruh jenis daging yang tercatat. Harga daging sapi paha belakang turun Rp673 menjadi Rp134.248 per kilogram.

 

Daging ayam ras turun Rp168 menjadi Rp34.930 per kilogram. Sementara daging ayam kampung mengalami penurunan Rp1.184 menjadi Rp68.849 per ekor.

 

Harga telur ayam ras turun Rp35 menjadi Rp23.499 per kilogram. Berbeda dengan telur ayam kampung yang naik Rp236 menjadi Rp46.005 per kilogram.

 

Penurunan juga terjadi pada seluruh jenis ikan segar. Harga ikan bandeng turun Rp94 menjadi Rp35.642 per kilogram, ikan kembung turun Rp302 menjadi Rp36.184 per kilogram, dan ikan tuna turun Rp299 menjadi Rp41.055 per kilogram.

 

Harga ikan tongkol turun Rp275 menjadi Rp35.044 per kilogram, sedangkan ikan cakalang turun Rp254 menjadi Rp35.900 per kilogram. Sebaliknya, ikan asin teri naik Rp261 menjadi Rp78.700 per kilogram.

 

Harga Sayuran dan Bahan Bangunan Bervariasi

 

Di kelompok sayuran, harga buncis mengalami kenaikan Rp358 menjadi Rp16.501 per kilogram. Tomat merah naik Rp57 menjadi Rp9.340 per kilogram.

 

Sementara itu, harga kol turun Rp57 menjadi Rp9.534 per kilogram, kentang turun Rp69 menjadi Rp15.070 per kilogram, dan wortel turun Rp9 menjadi Rp14.029 per kilogram.

 

Pada komoditas bahan bangunan, kayu balok meranti naik Rp2.406 menjadi Rp102.925 per batang. Papan meranti juga meningkat Rp890 menjadi Rp108.699 per lembar.

 

Sebaliknya, triplek ukuran 6 milimeter turun Rp117 menjadi Rp76.712 per lembar. Harga besi beton seluruh ukuran yang tercatat juga mengalami penurunan, mulai dari ukuran 6 milimeter hingga 12 milimeter.

 

Harga semen bergerak beragam. Semen Padang naik Rp328 menjadi Rp49.287 per sak ukuran 40 kilogram, Semen Tonasa naik Rp377 menjadi Rp48.883, dan Semen Dynamix naik Rp476 menjadi Rp50.194.

 

Sementara itu, Semen Gresik turun Rp354 menjadi Rp56.693 per sak, Semen Tiga Roda turun Rp264 menjadi Rp52.121, serta Semen Bosowa turun Rp30 menjadi Rp48.200.

 

Harga Pupuk Non-Subsidi Cenderung Turun

 

Pada kelompok pupuk non-subsidi, sebagian besar komoditas mengalami penurunan. Harga pupuk KCL turun Rp225 menjadi Rp10.470 per kilogram, NPK turun Rp128 menjadi Rp13.962 per kilogram, dan Urea turun Rp36 menjadi Rp8.713 per kilogram.

 

Pupuk ZA juga turun tipis Rp2 menjadi Rp6.709 per kilogram. Sementara harga pupuk SP 35 tidak mengalami perubahan, yakni tetap Rp7.800 per kilogram.

 

Adapun harga gas elpiji 3 kilogram tercatat Rp19.850 dengan satuan kilogram, turun Rp12 dibandingkan hari sebelumnya. Angka tersebut mengikuti satuan yang tercantum dalam tabel sumber.

 

Pergerakan harga tersebut merupakan rata-rata tingkat konsumen di Jawa Timur. Harga di masing-masing pasar dan daerah dapat berbeda mengikuti kondisi pasokan serta permintaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id