BeritaJawa Timur

Pengeroyokan di Pasar Tanjung Mojokerto, 14 Orang Diamankan Polisi

×

Pengeroyokan di Pasar Tanjung Mojokerto, 14 Orang Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO, LenteraInspiratif.id – Polres Mojokerto Kota mengamankan 14 orang dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (1/11/2026) dini hari. Pengamanan tersebut bermula dari laporan dugaan pemukulan di kawasan Pasar Tanjung yang kemudian mengarah pada temuan aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di sebuah angkringan.

 

Keributan dilaporkan terjadi di depan TK Bhayangkari, Jalan Residen Pamuji, Kota Mojokerto, sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas yang mendatangi lokasi mendapati tiga orang mengaku menjadi korban pemukulan oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK).

 

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Muhammad Kevin mengatakan, berdasarkan keterangan awal, dugaan pemukulan dilakukan sekitar lima orang yang mengenakan jaket hitam dan penutup wajah. Mereka disebut menggunakan dua sepeda motor sebelum meninggalkan lokasi ke arah barat.

 

“Ketiga orang yang mengaku menjadi korban sudah kami lakukan pemeriksaan untuk mendalami kronologi kejadian dan mengungkap pihak-pihak yang terlibat,” jelas AKP Kevin.

 

Tiga orang yang mengaku menjadi korban masing-masing berinisial SBP (19), AR (17), dan SDR (20). Mereka dilaporkan mengalami luka ringan, di antaranya memar pada leher, luka di bagian bibir dan lutut, serta pembengkakan pada pipi.

 

Saat ketiganya dibawa ke Mapolres Mojokerto Kota, petugas mendapati indikasi konsumsi miras. Berdasarkan keterangan awal, mereka mengaku membeli minuman tersebut di sebuah angkringan di Jalan Empunala, Kecamatan Magersari.

 

Petugas kemudian mendatangi lokasi yang dimaksud. Di angkringan tersebut, polisi mendapati sekitar 10 orang sedang mengonsumsi miras dan menemukan satu botol arak putih yang disimpan pemilik warung.

 

“Selain tiga orang yang diperiksa terkait dugaan pemukulan, kami juga mengamankan 11 orang lainnya untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Sat Samapta,” imbuhnya.

 

Dengan demikian, total terdapat 14 orang yang diamankan. Rinciannya, tiga orang yang mengaku menjadi korban dugaan pemukulan, 10 orang yang kedapatan mengonsumsi miras, serta seorang pemilik angkringan.

 

Dalam patroli tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa botol Vodka Mix, Vodka Iceland, Arak Bali Singaraja, Atlas Anggur Lychee, satu botol arak putih yang masih utuh, dua wadah berisi sisa miras, satu gelas kecil, serta enam unit sepeda motor.

 

Polisi Dalami Dugaan Keterkaitan Atribut Perguruan Silat

 

AKP Kevin menyebut penyidik juga mendalami kemungkinan keterkaitan atribut perguruan silat dengan keributan tersebut. Salah satu orang yang mengaku menjadi korban diketahui mengenakan kaus berlambang IKS-PI Kera Sakti.

 

Meski demikian, polisi belum memastikan motif pemukulan maupun keterlibatan kelompok tertentu. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap pihak yang terlibat sekaligus mengantisipasi potensi aksi lanjutan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Saat ini, tiga orang yang mengaku menjadi korban masih menjalani pemeriksaan oleh Satreskrim. Sementara 11 orang lainnya diperiksa Sat Samapta terkait temuan aktivitas konsumsi dan dugaan penjualan miras.

 

Polisi masih mendalami kedua peristiwa tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id