BeritaJawa Timur

Harga Bahan Pokok Jawa Timur 18 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Turun, Daging Sapi Naik

×

Harga Bahan Pokok Jawa Timur 18 Oktober 2026: Cabai Rawit Merah Turun, Daging Sapi Naik

Sebarkan artikel ini
Pedagang pasar tanjung anyar

LenteraInspiratif.id | Jawa Timur — Harga sejumlah bahan pokok di tingkat konsumen Jawa Timur mengalami perubahan pada Minggu (18/10/2026). Berdasarkan data harga rata-rata provinsi yang diperbarui pukul 11.09 WIB, harga cabai rawit merah turun menjadi Rp59.180 per kilogram, sedangkan daging sapi paha belakang naik menjadi Rp134.130 per kilogram.

 

Penurunan harga juga terjadi pada daging ayam ras, telur ayam kampung, serta ikan kembung. Sementara itu, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan, termasuk bawang merah, jagung pipilan kering, dan tomat merah.

 

Harga Cabai Rawit Merah Turun

 

Harga cabai rawit merah tercatat turun Rp381 per kilogram atau 0,64 persen, dari Rp59.560 menjadi Rp59.180 per kilogram. Meski mengalami penurunan, komoditas ini masih berada pada kisaran harga Rp59 ribu per kilogram.

 

Berbeda dengan cabai rawit merah, harga cabai merah keriting naik tipis Rp19 menjadi Rp52.071 per kilogram. Adapun cabai merah besar turun Rp86 menjadi Rp43.459 per kilogram.

 

Harga bawang merah mengalami kenaikan Rp147 menjadi Rp27.330 per kilogram. Sementara itu, bawang putih jenis Sinco/Honan turun Rp23 menjadi Rp28.780 per kilogram.

 

Daging Sapi Naik, Ayam dan Telur Turun

 

Harga daging sapi paha belakang meningkat Rp386 menjadi Rp134.130 per kilogram. Kenaikan tersebut setara 0,29 persen dibandingkan harga sebelumnya.

 

Sebaliknya, harga daging ayam ras turun Rp205 menjadi Rp37.728 per kilogram. Harga daging ayam kampung juga turun Rp51 menjadi Rp70.073 per ekor.

 

Penurunan turut terjadi pada telur ayam ras yang kini berada di angka Rp24.242 per kilogram, turun Rp27. Telur ayam kampung mengalami penurunan lebih besar, yakni Rp502 menjadi Rp45.211 per kilogram.

 

Harga Beras Relatif Beragam

 

Harga beras premium naik tipis Rp18 menjadi Rp15.117 per kilogram. Sementara itu, beras medium turun Rp7 menjadi Rp13.009 per kilogram.

 

Harga gula kristal putih mengalami kenaikan Rp22 menjadi Rp17.444 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga minyak curah naik Rp43 menjadi Rp20.536 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan premium naik Rp25 menjadi Rp22.046 per liter.

 

Minyak goreng kemasan sederhana juga naik Rp42 menjadi Rp18.837 per liter. Berbeda dengan jenis lainnya, harga Minyakita turun Rp23 menjadi Rp15.894 per liter.

 

Tomat dan Jagung Mengalami Kenaikan

 

Di kelompok sayuran, harga tomat merah naik Rp119 menjadi Rp8.265 per kilogram atau meningkat 1,46 persen. Harga buncis juga naik Rp130 menjadi Rp14.712 per kilogram, sedangkan kol mencapai Rp8.892 per kilogram setelah naik Rp45.

 

Harga jagung pipilan kering meningkat Rp115 menjadi Rp8.043 per kilogram. Adapun harga kentang turun Rp77 menjadi Rp15.134 per kilogram.

 

Untuk komoditas ikan segar, harga ikan kembung mengalami penurunan paling besar di kelompok tersebut, yakni Rp710 menjadi Rp35.687 per kilogram. Sebaliknya, ikan bandeng naik menjadi Rp35.635 per kilogram dan ikan tuna mencapai Rp41.269 per kilogram.

 

Harga Pupuk Non-Subsidi Turun

 

Pada kelompok pupuk non-subsidi, harga pupuk NPK turun Rp435 menjadi Rp13.627 per kilogram. Pupuk urea juga turun Rp224 menjadi Rp8.528 per kilogram, sedangkan pupuk KCL turun Rp191 menjadi Rp10.503 per kilogram.

 

Namun, harga pupuk ZA justru naik Rp179 menjadi Rp6.890 per kilogram. Sementara itu, pupuk SP 35 tercatat tidak mengalami perubahan dan bertahan di angka Rp7.799 per kilogram.

 

Perubahan harga juga terlihat pada sejumlah bahan bangunan. Salah satunya besi beton ukuran 12 milimeter yang turun Rp880 menjadi Rp99.557 per batang, sedangkan paku ukuran 7 sentimeter naik Rp822 menjadi Rp19.710 per kilogram.

 

Data harga rata-rata tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga berbeda-beda di setiap komoditas. Harga yang tercantum merupakan rata-rata provinsi sehingga harga di pasar setempat dapat berbeda sesuai kondisi pasokan dan permintaan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id