EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 22 Oktober 2026, Cabai Rawit Naik Jadi Rp65.200

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 22 Oktober 2026, Cabai Rawit Naik Jadi Rp65.200

Sebarkan artikel ini
Pedagang pasar tanjung anyar

LenteraInspiratif.id, Jawa Timur – Harga cabai rawit merah di Jawa Timur mengalami kenaikan pada Kamis (22/10/2026). Berdasarkan data rata-rata harga tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur, komoditas tersebut naik dari Rp62.854 menjadi Rp65.200 per kilogram.

Kenaikan cabai rawit terjadi di tengah perubahan harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Harga beras dan gula tercatat turun, sedangkan minyak goreng kemasan premium serta daging sapi mengalami kenaikan. Pergerakan harga juga terlihat pada komoditas bawang, sayuran, ikan segar, dan kebutuhan rumah tangga.

Data yang diperbarui pada pukul 07.33 WIB tersebut menunjukkan bahwa harga bahan pokok bergerak bervariasi dibandingkan hari sebelumnya.

Harga Beras Jatim Turun

Harga beras premium turun dari Rp15.082 menjadi Rp14.730 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada beras medium, dari Rp13.014 menjadi Rp12.270 per kilogram.

Sementara itu, harga gula kristal putih turun dari Rp17.493 menjadi Rp17.432 per kilogram.

Untuk minyak goreng, pergerakan harga berbeda berdasarkan jenisnya. Minyak goreng curah naik dari Rp20.501 menjadi Rp20.966 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium juga mengalami kenaikan dari Rp22.030 menjadi Rp22.700 per liter.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan sederhana turun dari Rp18.793 menjadi Rp18.666 per liter. Harga Minyakita juga turun dari Rp15.913 menjadi Rp15.700 per liter.

Cabai Rawit Merah Naik, Bawang Merah Ikut Menguat

Harga cabai rawit merah naik Rp2.345 per kilogram, dari Rp62.854 menjadi Rp65.200. Berdasarkan data tersebut, kenaikan cabai rawit menjadi salah satu perubahan yang menonjol pada kelompok bumbu dapur.

Berbeda dengan cabai rawit, harga cabai merah keriting turun dari Rp52.099 menjadi Rp51.666 per kilogram. Cabai merah besar juga turun dari Rp43.510 menjadi Rp41.800 per kilogram.

Harga bawang merah justru meningkat dari Rp27.412 menjadi Rp28.800 per kilogram. Sementara itu, bawang putih jenis Sinco/Honan turun dari Rp28.662 menjadi Rp27.766 per kilogram.

Perbedaan arah pergerakan harga tersebut membuat komoditas cabai dan bawang menunjukkan kondisi yang beragam. Cabai rawit merah dan bawang merah mengalami kenaikan, sedangkan dua jenis cabai lainnya serta bawang putih mengalami penurunan.

Harga Daging Ayam Turun, Daging Sapi Naik

Pada kelompok daging, harga daging sapi paha belakang naik dari Rp134.074 menjadi Rp136.000 per kilogram.

Sebaliknya, harga daging ayam ras turun dari Rp37.456 menjadi Rp35.432 per kilogram. Namun, harga daging ayam kampung mengalami kenaikan cukup besar, dari Rp70.031 menjadi Rp77.000 per ekor.

Harga telur ayam ras turun dari Rp24.226 menjadi Rp23.966 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada telur ayam kampung, dari Rp45.797 menjadi Rp41.050 per kilogram.

Dengan demikian, harga daging sapi dan ayam kampung meningkat, sementara daging ayam ras serta kedua jenis telur mengalami penurunan berdasarkan data yang tersedia.

Harga Sayuran Bergerak Beragam

Di kelompok sayuran, harga kol atau kubis naik dari Rp8.891 menjadi Rp9.000 per kilogram. Kentang juga naik dari Rp15.180 menjadi Rp15.266 per kilogram.

Sebaliknya, harga tomat merah turun dari Rp8.778 menjadi Rp8.600 per kilogram. Wortel juga mengalami penurunan dari Rp14.087 menjadi Rp13.400 per kilogram.

Buncis mencatat kenaikan dari Rp15.006 menjadi Rp17.200 per kilogram. Kenaikan tersebut menjadikannya salah satu komoditas sayuran dengan perubahan harga yang cukup menonjol dalam data hari ini.

Untuk bahan pangan lainnya, harga jagung pipilan kering turun dari Rp7.951 menjadi Rp7.600 per kilogram. Ketela pohon juga turun dari Rp5.109 menjadi Rp4.600 per kilogram.

Sebaliknya, harga kacang hijau naik dari Rp27.104 menjadi Rp29.000 per kilogram, sedangkan kacang tanah meningkat dari Rp39.531 menjadi Rp42.232 per kilogram.

Harga Ikan Segar Naik

Kenaikan juga tercatat pada sejumlah jenis ikan segar. Harga ikan bandeng naik dari Rp35.557 menjadi Rp35.932 per kilogram.

Ikan kembung meningkat dari Rp36.521 menjadi Rp42.400 per kilogram, sedangkan ikan tuna naik dari Rp41.380 menjadi Rp46.800 per kilogram.

Harga ikan tongkol naik dari Rp35.290 menjadi Rp38.466 per kilogram. Sementara itu, ikan cakalang meningkat dari Rp36.141 menjadi Rp40.332 per kilogram.

Di sisi lain, harga ikan asin teri turun dari Rp78.549 menjadi Rp73.300 per kilogram.

Harga Gas Elpiji dan Pupuk

Harga gas elpiji 3 kilogram tercatat naik dari Rp19.861 menjadi Rp20.000. Pada kelompok pupuk non-subsidi, harga KCL turun dari Rp10.695 menjadi Rp10.000 per kilogram. Pupuk NPK juga turun dari Rp14.062 menjadi Rp11.500 per kilogram.

Sementara itu, pupuk SP 35 naik dari Rp7.800 menjadi Rp9.000 per kilogram. Pupuk urea turun dari Rp8.754 menjadi Rp8.300 per kilogram, sedangkan pupuk ZA naik dari Rp6.711 menjadi Rp8.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, data harga rata-rata tingkat konsumen Jawa Timur pada 22 Oktober 2026 memperlihatkan pergerakan harga yang beragam. Cabai rawit merah, bawang merah, daging sapi, dan sejumlah ikan segar mengalami kenaikan, sementara beras, gula, serta beberapa komoditas lainnya tercatat turun.

Data tersebut merupakan harga rata-rata tingkat konsumen Provinsi Jawa Timur. Harga di pasar tradisional maupun toko dapat berbeda sesuai wilayah, kondisi pasokan, dan transaksi setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id