Lenterainspiratif.id | Mojokerto – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, dihentikan sementara pascaledakan yang terjadi di dapur SPPG, Kamis (13/8/2026) malam.
Ledakan yang diduga berkaitan dengan instalasi gas tersebut tidak hanya menyebabkan kebakaran, tetapi juga membuat sebagian besar atap bangunan runtuh. Lima orang mengalami luka dalam insiden tersebut, termasuk tiga teknisi yang mengalami luka bakar.
Kepala SPPG Medali, Geroldy Larung Kondo, mengatakan penghentian operasional dilakukan sampai kondisi bangunan dan keamanan lokasi benar-benar dipastikan.
“SPPG diberhentikan sementara. Untuk batas waktunya saya belum tahu sampai kapan,” ujar Geroldy saat ditemui di lokasi, Jumat (14/8/2026).
Penghentian operasional tersebut berdampak pada sekitar 3.600 penerima manfaat yang selama ini mendapatkan layanan dari SPPG Medali.
Meski demikian, pelayanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat diupayakan tetap berjalan. Pihak SPPG akan berkoordinasi dengan koordinator kecamatan untuk mengatur pembagian penerima manfaat ke SPPG lain sementara waktu.
“Untuk penerima manfaat dari SPPG sini saya mau koordinasi dengan korcamnya untuk membagi penerima manfaatnya, untuk meng-cover dulu SPPG Medali ini,” jelasnya.
Polisi Selidiki Penyebab Ledakan
Mengenai penyebab ledakan, Geroldy mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia menyerahkan proses pemeriksaan kepada pihak berwenang.
Di lokasi SPPG terdapat kamera CCTV yang diharapkan dapat membantu petugas mengetahui rangkaian kejadian sebelum ledakan.
Geroldy membenarkan bahwa sebelum kejadian memang terdapat aktivitas perbaikan pada sistem gas. Namun, ia belum dapat memastikan apakah pekerjaan tersebut berkaitan langsung dengan ledakan.
“Kalau perbaikan tabung gas memang iya ada. Aslinya tidak rusak, semalam itu sudah dibetulkan, tetapi kemarin datang lagi untuk membetulkan,” katanya.
Menurutnya, persoalan yang sebelumnya ditemukan bukan kerusakan tabung, melainkan adanya penyumbatan pada aliran gas.
“Bukan, ada penyumbatan di gasnya,” ujarnya.
Sementara itu, kepolisian telah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sumber ledakan sekaligus mengetahui penyebab sebenarnya dari insiden tersebut.













