BeritaJawa Timur

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Mojokerto, Minimarket hingga Atap Rumah Rusak

×

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Mojokerto, Minimarket hingga Atap Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO, LenteraInspiratif.id — Hujan disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (31/10/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan minimarket, pagar, hingga atap rumah warga di tiga kecamatan, yakni Jetis, Kemlagi, dan Puri.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerusakan yang dilaporkan tersebar di Desa Sawo, Kecamatan Jetis, Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, serta Desa Banjaragung, Kecamatan Puri.

 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah Mojokerto berdasarkan pemantauan aplikasi BMKG Juanda.

 

“Hasil assessment di lapangan, dampak angin terjadi di Desa Sawo, Kecamatan Jetis, dan Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi,” ujar Rinaldi, Minggu (1/11/2026).

 

Di Desa Sawo dan Japanan, dampak angin kencang mengenai bangunan minimarket Indomaret serta pagar bangunan baru yang direncanakan menjadi gudang.

 

Menurut Rinaldi, tidak ada bangunan tempat tinggal warga di kedua desa tersebut yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin kencang.

 

“Untuk bangunan pemukiman tidak ada yang terdampak angin kencang,” jelasnya.

 

Sementara itu, kerusakan rumah warga terjadi di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri. Atap rumah milik Yuli Handoko mengalami kerusakan ringan dengan luas sekitar 4 x 4 meter persegi akibat hujan dan angin.

 

Penanganan kerusakan di lokasi tersebut dilakukan secara mandiri oleh pemilik rumah bersama warga sekitar. Perbaikan atap rumah di Puri telah selesai dilakukan, sedangkan kerusakan pada minimarket di Desa Japanan juga direncanakan ditangani secara mandiri.

 

“Atap rumah di Puri sudah diperbaiki warga secara mandiri. Di Japanan, Kemlagi, yang terdampak satu minimarket dan akan diperbaiki mandiri,” beber Rinaldi.

 

BPBD Kabupaten Mojokerto telah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus mendata kerusakan akibat kejadian tersebut. Warga juga melakukan penanganan awal agar kerusakan tidak menimbulkan dampak lanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id