BeritaJawa Timur

Hari Pertama Kerja, Tukang Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Kanopi di Mojoanyar

×

Hari Pertama Kerja, Tukang Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Kanopi di Mojoanyar

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Lenterainspiratif.id – Seorang pekerja bangunan tewas tersengat listrik saat memasang rangka kanopi di atap rumah di Perumahan Mutiara Garden, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/4/2026) pagi.

 

Korban diketahui bernama Sarimulyo (53), warga Dusun Jatiwetan, Desa Lengkong. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah diduga tersengat arus listrik saat bekerja di atap lantai dua rumah milik warga.

 

Kapolsek Mojoanyar, AKP Rizal Arisman, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu, korban bersama tiga pekerja lainnya tengah mengerjakan pemasangan rangka kanopi.

 

“Pekerjaan ini merupakan hari pertama. Pemilik rumah memperbaiki atap yang sering bocor dengan memasang kanopi, sehingga memanggil empat tukang,” ujarnya.

 

Insiden terjadi ketika para pekerja mengangkat material berupa besi holo galvanis ke atas atap. Pengangkatan pertama berjalan lancar, namun saat mengangkat besi kedua, diduga menyentuh kabel listrik.

 

“Besi yang kedua diduga mengenai kabel listrik hingga menimbulkan sengatan. Saat petugas tiba, korban sudah meninggal dunia di atas atap,” jelasnya.

 

Korban diketahui berada di posisi paling atas tanpa menggunakan alas kaki. Sementara salah satu pekerja lain yang berada di bawah juga sempat tersengat, namun berhasil melepaskan diri karena menggunakan sandal karet.

 

“Yang di bawah sempat tersengat, tapi bisa melepas karena memakai alas kaki. Sedangkan korban tidak menggunakan alas kaki sehingga tidak bisa menghindari arus listrik,” tambahnya.

 

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki kiri akibat sengatan listrik.

 

Petugas Polsek Mojoanyar bersama tim Inafis Polres Mojokerto langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa satu batang besi holo galvanis sepanjang 6 meter.

 

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan visum.

 

Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna memastikan sumber aliran listrik yang menyebabkan kejadian tersebut.

 

“Untuk kabel yang tersangkut masih kami dalami bersama pihak terkait,” tegas Kapolsek.

 

Atas kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pekerja konstruksi, agar lebih berhati-hati saat bekerja di dekat jaringan listrik serta selalu menggunakan alat pelindung diri demi keselamatan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id