BeritaJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 31 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp55 Ribu, Garam Bata Anjlok

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 31 Agustus 2026: Cabai Rawit Tembus Rp55 Ribu, Garam Bata Anjlok

Sebarkan artikel ini
Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadan di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (17/6). Meski harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan, pedagang setempat mengaku jumlah permintaan dari warga yang berbelanja tetap mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 100 persen untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

SURABAYA, LenteraInspiratif.id – Pergerakan harga sejumlah bahan kebutuhan masyarakat di Jawa Timur pada Senin (31/8/2026) menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Sejumlah komoditas mengalami penurunan, namun beberapa bahan pangan justru mencatat kenaikan cukup signifikan.

 

Berdasarkan pantauan harga rata-rata Provinsi Jawa Timur di tingkat konsumen per 31 Agustus 2026, salah satu kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah. Harganya naik Rp1.501 atau 2,77 persen, dari Rp54.101 menjadi Rp55.602 per kilogram.

 

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah yang bergerak dari Rp27.092 menjadi Rp27.365 per kilogram atau bertambah Rp273 (1,01 persen). Sementara bawang putih naik Rp111 menjadi Rp29.960 per kilogram.

 

Komoditas lain yang mengalami kenaikan yakni kedelai impor sebesar 1,26 persen menjadi Rp12.776 per kilogram dan kedelai lokal naik 1,02 persen menjadi Rp13.297 per kilogram.

 

Harga Cabai Bergerak Beragam

 

Pada kelompok cabai, pergerakannya tidak seragam. Selain cabai rawit merah yang melonjak, cabai merah keriting justru turun Rp71 menjadi Rp29.059 per kilogram.

 

Sedangkan cabai merah besar mengalami penurunan lebih besar, yakni Rp443 atau 1,64 persen, dari Rp27.081 menjadi Rp26.638 per kilogram.

 

Di kelompok sayuran, mayoritas harga mengalami penurunan. Kol/kubis turun 1,60 persen menjadi Rp7.630 per kilogram, kentang turun 0,93 persen menjadi Rp15.572, wortel turun 1,27 persen menjadi Rp14.670, dan buncis turun 2,22 persen menjadi Rp14.006 per kilogram.

 

Sebaliknya, tomat merah naik tipis 0,51 persen menjadi Rp6.365 per kilogram.

 

Daging Ayam Kampung Turun

 

Penurunan cukup besar juga tercatat pada komoditas daging. Harga daging ayam kampung turun Rp2.059 atau 2,95 persen, dari Rp69.831 menjadi Rp67.772 per ekor.

 

Daging ayam ras juga turun 1,17 persen menjadi Rp39.322 per kilogram. Sementara daging sapi paha belakang turun tipis 0,14 persen menjadi Rp129.887 per kilogram.

 

Harga telur relatif stabil. Telur ayam ras turun tipis menjadi Rp24.209 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung berada di Rp45.882 per kilogram.

 

Minyak Goreng Kemasan Naik, Minyakita Turun

 

Pada kelompok minyak goreng, harga bergerak tipis. Minyak goreng kemasan sederhana naik 0,40 persen menjadi Rp18.909 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium naik 0,14 persen menjadi Rp21.896 per liter.

 

Sementara itu, Minyakita justru turun 0,59 persen menjadi Rp16.053 per liter. Minyak goreng curah relatif stabil di Rp20.354 per kilogram.

 

Harga gula kristal putih juga turun 0,48 persen menjadi Rp17.045 per kilogram.

 

Garam Bata Turun Hampir 10 Persen

 

Perubahan paling besar secara persentase tercatat pada garam beryodium bentuk bata. Harganya turun Rp182 atau 9,89 persen, dari Rp1.841 menjadi hanya Rp1.659 per buah.

 

Sementara garam halus turun 0,60 persen menjadi Rp9.255 per kilogram.

 

Di sektor perikanan, sejumlah ikan segar mengalami penurunan. Harga ikan bandeng turun 1,21 persen menjadi Rp34.337 per kilogram, tuna turun 1,17 persen menjadi Rp40.619, dan cakalang turun 1,37 persen menjadi Rp35.503 per kilogram.

 

Namun, ikan tongkol justru naik 0,27 persen menjadi Rp35.187 per kilogram.

 

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya, beras premium naik tipis 0,36 persen menjadi Rp15.114 per kilogram. Beras medium turun 0,05 persen menjadi Rp13.001 per kilogram.

 

Sementara gas Elpiji 3 kilogram naik tipis 0,46 persen dari Rp19.852 menjadi Rp19.944 per kilogram.

 

Data tersebut menunjukkan bahwa menjelang akhir Agustus, pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur masih cukup dinamis. Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas pangan yang patut diperhatikan karena mencatat kenaikan harian cukup tinggi, sementara sejumlah daging dan sayuran justru bergerak turun.

 

Sumber: Pantauan Harga Rata-Rata Provinsi Jawa Timur di Tingkat Konsumen, 31 Agustus 2026.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id