SURABAYA, LenteraInspiratif.id – Harga rata-rata kebutuhan pokok di Jawa Timur pada Kamis, 2 Juli 2026, menunjukkan pergerakan yang cenderung stabil. Sejumlah komoditas utama seperti daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, dan telur ayam ras mengalami penurunan harga. Sementara itu, minyak goreng kemasan, gula pasir, serta beberapa komoditas lainnya tercatat mengalami kenaikan tipis.
Penurunan terbesar pada kelompok bahan pangan terjadi pada cabai merah besar yang turun Rp525 per kilogram atau 1,71 persen, dari Rp30.653 menjadi Rp30.128 per kilogram. Harga bawang merah juga turun Rp180 menjadi Rp37.364 per kilogram, disusul daging ayam ras yang turun Rp132 menjadi Rp30.872 per kilogram.
Selain itu, tomat merah turun Rp116 menjadi Rp10.014 per kilogram, bawang putih Sinco/Honan turun Rp114 menjadi Rp35.263 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah turun Rp53 menjadi Rp40.150 per kilogram. Harga telur ayam ras juga kembali melemah Rp49 menjadi Rp23.059 per kilogram, melanjutkan tren penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Di sisi lain, kelompok minyak goreng justru mengalami kenaikan. Minyak goreng kemasan sederhana mencatat kenaikan tertinggi sebesar Rp78 menjadi Rp18.741 per liter. Minyakita naik Rp30 menjadi Rp16.235 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium naik Rp9 menjadi Rp21.776 per liter. Harga gula kristal putih juga naik Rp9 menjadi Rp17.205 per kilogram.
Beberapa komoditas lain yang mengalami kenaikan antara lain daging sapi paha belakang yang naik Rp123 menjadi Rp125.515 per kilogram, kacang hijau naik Rp86 menjadi Rp26.610 per kilogram, daging ayam kampung naik Rp74 menjadi Rp70.191 per ekor, serta ikan cakalang naik Rp61 menjadi Rp35.213 per kilogram.
Sementara itu, harga beras premium, beras medium, gas elpiji 3 kilogram, berbagai jenis pupuk non-subsidi, semen, besi beton, dan sejumlah bahan bangunan lainnya masih relatif stabil dengan perubahan yang sangat tipis atau tidak mengalami perubahan sama sekali.
Secara keseluruhan, harga sembako di Jawa Timur pada awal Juli 2026 masih terkendali. Penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan utama, terutama daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, dan cabai merah besar, turut membantu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen meski beberapa komoditas minyak goreng mengalami kenaikan.











