Surabaya – Pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur pada 15 Juni 2026 menunjukkan tren penurunan pada sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai dan beberapa jenis sayuran, meski beberapa kebutuhan lain masih relatif stabil.
Kelompok cabai menjadi sorotan utama. Harga cabai merah keriting turun 4,03 persen menjadi Rp41.779 per kilogram, cabai merah besar turun 5,07 persen menjadi Rp44.606 per kilogram, sementara cabai rawit merah juga melemah 0,88 persen menjadi Rp60.764 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang turun 2,62 persen menjadi Rp44.581 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih tercatat naik tipis 0,12 persen.
Pada kelompok sayur mayur, terjadi pergerakan beragam. Harga kubis naik 2,35 persen, kentang naik 0,86 persen, dan wortel naik 0,39 persen. Namun, buncis mengalami penurunan tajam hingga 6,36 persen, menjadi salah satu komoditas dengan koreksi harga terdalam pada periode ini.
Sementara itu, komoditas daging ayam ras mengalami penurunan 1,36 persen menjadi Rp32.560 per kilogram, sedangkan daging sapi cenderung stabil dengan kenaikan tipis 0,10 persen. Telur ayam ras juga melemah 0,12 persen.
Untuk komoditas beras, gula, minyak goreng, dan bahan pangan pokok lainnya, pergerakan harga relatif stabil dengan fluktuasi kecil di bawah 1 persen.
Secara umum, pasar pangan Jawa Timur pada periode ini didominasi penurunan harga pada komoditas hortikultura, khususnya cabai dan buncis, yang berpotensi memberikan tekanan penurunan terhadap inflasi pangan daerah.













