Mojokerto – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Mojokerto kembali mengalami fluktuasi, Rabu (20/5/2026). Komoditas cabai rawit menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dalam pantauan harga rata-rata bahan pokok terbaru.
Berdasarkan data harga rata-rata komoditas di Kabupaten Mojokerto, harga cabai rawit naik Rp1.526 per kilogram atau 2,25 persen, dari Rp67.842 menjadi Rp69.368 per kilogram. Secara mingguan, harga cabai rawit juga melonjak Rp4.041 atau 6,34 persen.
Kenaikan juga terjadi pada cabai biasa yang kini mencapai Rp46.211 per kilogram setelah naik Rp369 atau 0,8 persen. Dalam sepekan, cabai biasa tercatat naik hingga Rp4.362 atau 10,49 persen.
Selain cabai, bawang merah ikut mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga bawang merah naik Rp747 atau 2,04 persen menjadi Rp37.300 per kilogram. Secara mingguan, komoditas ini naik Rp1.403 atau 3,96 persen.
Sementara itu, daging ayam broiler mengalami lonjakan harian cukup tinggi. Harga ayam broiler naik Rp1.577 atau 4,67 persen menjadi Rp35.332 per kilogram. Telur puyuh juga naik Rp1.200 atau 4,32 persen menjadi Rp29 ribu per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Harga ikan tuna turun Rp917 atau 2,09 persen menjadi Rp42.958 per kilogram. Timun turun Rp414 atau 5,05 persen menjadi Rp7.786 per kilogram, sedangkan kacang tanah turun Rp945 atau 3,07 persen menjadi Rp29.842 per kilogram.
Untuk komoditas bumbu dapur, harga kunyit turun Rp900 menjadi Rp13.500 per kilogram. Kencur juga turun Rp900 menjadi Rp44.500 per kilogram.
Harga beras relatif stabil. Beras Bramu Super bertahan di angka Rp15.703 per kilogram, sedangkan IR 64 Premium tetap di harga Rp14.558 per kilogram.
Sementara itu, LPG 3 kilogram masih stabil di angka Rp18.208 per kilogram tanpa perubahan dibanding hari sebelumnya.












