Jawa Timur, LenteraInspiratif.id – Pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur pada Selasa (13/5/2026) menunjukkan fluktuasi di sejumlah komoditas pangan. Kenaikan mencolok terjadi pada cabai merah besar dan bawang merah, sementara beberapa komoditas seperti telur ayam ras, bawang putih, hingga ikan segar mengalami penurunan.
Harga cabai merah besar tercatat naik Rp963 menjadi Rp47.057 per kilogram atau naik 2,09 persen. Sementara cabai merah keriting juga mengalami kenaikan Rp216 menjadi Rp42.491 per kilogram.
Berbeda dengan dua jenis cabai tersebut, harga cabai rawit merah justru turun Rp616 menjadi Rp68.182 per kilogram, meski masih berada di level tinggi.
Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah naik Rp236 menjadi Rp38.724 per kilogram. Sedangkan bawang putih sinco/honan turun cukup signifikan sebesar Rp319 menjadi Rp29.038 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras premium turun Rp32 menjadi Rp14.868 per kilogram, sementara beras medium naik tipis Rp2 menjadi Rp12.962 per kilogram.
Harga minyak goreng menunjukkan tren beragam. Minyak goreng kemasan premium naik Rp93 menjadi Rp21.587 per liter, sedangkan minyak goreng curah turun Rp40 menjadi Rp20.511 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi paha belakang naik Rp155 menjadi Rp124.328 per kilogram. Namun harga daging ayam ras turun Rp52 menjadi Rp35.241 per kilogram.
Sementara itu, telur ayam ras turun Rp93 menjadi Rp25.789 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada telur ayam kampung yang turun Rp28.
Pada komoditas sayuran, harga buncis mengalami kenaikan Rp256 menjadi Rp13.482 per kilogram. Sebaliknya, harga tomat merah, kol/kubis, dan kentang mengalami penurunan.
Harga ikan segar mayoritas turun. Ikan kembung tercatat mengalami penurunan terbesar sebesar Rp638 menjadi Rp35.020 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada ikan bandeng, tuna, tongkol, dan cakalang.
Di sektor bahan bangunan, harga kayu balok meranti naik Rp2.495 menjadi Rp103.000 per batang. Sedangkan harga besi beton dan paku secara umum mengalami penurunan tipis.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga pangan di Jawa Timur masih didominasi kenaikan pada komoditas cabai dan bawang merah, sementara sejumlah bahan pokok lain cenderung stabil hingga menurun.












