LENTERAINSPIRATIF.ID – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur pada Minggu (21/6/2026) terpantau relatif stabil. Namun, beberapa komoditas strategis masih mengalami penurunan, terutama cabai rawit merah yang kembali mencatat koreksi cukup signifikan.
Berdasarkan data rata-rata harga konsumen Jawa Timur, cabai rawit merah turun Rp1.197 per kilogram atau 2,12 persen, dari Rp56.469 menjadi Rp55.272 per kilogram. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan harga cabai rawit yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Selain cabai rawit, harga cabai merah keriting juga turun Rp132 per kilogram menjadi Rp37.849 per kilogram. Sementara cabai merah besar terkoreksi Rp61 per kilogram menjadi Rp38.320 per kilogram.
Pada kelompok bawang, harga bawang merah turun tipis Rp28 per kilogram menjadi Rp42.384 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih Sinco/Honan naik Rp13 per kilogram menjadi Rp35.248 per kilogram.
Di sektor pangan pokok, harga beras premium relatif stabil di angka Rp14.960 per kilogram, sedangkan beras medium turun tipis Rp4 menjadi Rp12.951 per kilogram. Harga gula kristal putih juga turun Rp5 per kilogram menjadi Rp17.195 per kilogram.
Komoditas protein hewani menunjukkan pergerakan yang tidak terlalu signifikan. Daging sapi paha belakang turun Rp47 per kilogram menjadi Rp125.248 per kilogram, sedangkan daging ayam ras turun Rp12 menjadi Rp32.569 per kilogram. Harga telur ayam ras juga mengalami penurunan Rp16 per kilogram menjadi Rp25.224 per kilogram.
Untuk komoditas sayuran, harga kentang turun Rp6 per kilogram menjadi Rp15.264 per kilogram. Tomat merah turun Rp14 menjadi Rp11.549 per kilogram, sedangkan wortel turun Rp7 menjadi Rp14.849 per kilogram. Harga kubis justru naik tipis Rp4 per kilogram menjadi Rp9.110 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng cenderung stabil. Minyak goreng curah turun tipis Rp11 per kilogram menjadi Rp20.431 per kilogram, sedangkan Minyakita tetap berada di level Rp16.333 per liter.
Secara keseluruhan, pergerakan harga bahan pokok di Jawa Timur masih terkendali dengan mayoritas komoditas mengalami perubahan yang relatif kecil. Penurunan harga cabai rawit merah menjadi faktor paling menonjol dalam perkembangan harga pangan hari ini.











