Mojokerto – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Mojokerto kembali mengalami kenaikan pada Kamis (28/5/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini menembus Rp72.368 per kilogram.
Berdasarkan data harga rata-rata komoditas di Kabupaten Mojokerto, harga cabai rawit naik Rp1.210 atau 1,7 persen dibanding hari sebelumnya. Dalam sepekan, harga cabai rawit tercatat naik Rp1.252 atau 1,78 persen.
Sementara itu, cabai biasa masih berada di level tinggi meski turun tipis Rp579 atau 1,13 persen menjadi Rp50.526 per kilogram. Namun secara mingguan, harga cabai biasa masih naik Rp3.773 atau 8,1 persen.
Kenaikan signifikan juga terjadi pada bawang merah. Harga komoditas ini tercatat mencapai Rp40.684 per kilogram meski turun tipis Rp53 secara harian. Dalam sepekan, bawang merah naik Rp2.801 atau 7,44 persen.
Selain itu, harga gas LPG 3 kilogram mengalami kenaikan cukup tinggi secara mingguan. Harga LPG kini berada di angka Rp19.750 per kilogram atau naik Rp1.309 dibanding pekan sebelumnya.
Di sektor minyak goreng, harga Bimoli botol 1 liter naik Rp143 menjadi Rp22.529 per liter. Minyakita botol 2 liter juga mengalami kenaikan mingguan sebesar Rp858 atau 2,31 persen menjadi Rp38.043.
Untuk komoditas sayuran, harga buncis naik Rp167 menjadi Rp14.991 per kilogram dan secara mingguan melonjak Rp1.084 atau 7,92 persen. Wortel juga naik Rp411 menjadi Rp11.141 per kilogram.
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Daging ayam broiler turun cukup tajam Rp1.584 atau 4,45 persen menjadi Rp33.977 per kilogram. Harga telur ayam ras juga turun Rp131 menjadi Rp26.316 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada tomat yang turun Rp55 menjadi Rp10.217 per kilogram dan udang ukuran sedang yang turun Rp66 menjadi Rp65.389 per kilogram.
Di sisi lain, terdapat lonjakan tidak biasa pada beras IR 64 Medium yang tercatat mencapai Rp19.500 per kilogram atau naik Rp6.168 dibanding hari sebelumnya. Kenaikan drastis ini diduga dipengaruhi anomali pencatatan data pasar.









