BANYUWANGI, LenteraInspiratif.id – Parade sound horeg dalam rangkaian karnaval budaya memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, berakhir duka. Seorang peserta bernama Bonari (44), warga setempat, meninggal dunia saat mengikuti rombongan parade, Minggu (23/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Bonari diketahui merupakan penyewa perangkat sound system Bledek Audio yang ikut dalam gelaran tersebut.
Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi membenarkan adanya peserta yang meninggal dalam acara karnaval budaya dan parade sound horeg tersebut.
“Satu orang meninggal dunia dalam acara karnaval budaya dan parade sound horeg di Desa Sumbermulyo,” ujar Didik saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Menurut Didik, korban diduga mengalami serangan jantung setelah sebelumnya mengonsumsi minuman keras jenis arak. Dugaan tersebut masih berkaitan dengan kondisi korban sebelum mengikuti parade.
“Korban terlalu banyak minum minuman keras jenis arak. Diduga jantung korban tidak kuat,” jelasnya.
Kejadian bermula ketika Bonari berjalan mengikuti rombongan parade dari garis start. Setelah menempuh perjalanan sekitar satu kilometer, korban tiba-tiba terlihat oleng sebelum akhirnya jatuh dan terkapar di atas aspal.
Peserta lain bersama petugas yang berada di lokasi kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Pesanggaran untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Bonari dinyatakan meninggal dunia setelah nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
“Nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia,” pungkas Didik.
Pasca-kejadian tersebut, parade sound horeg yang menjadi bagian dari karnaval budaya HUT ke-81 RI di Desa Sumbermulyo langsung dihentikan. Penghentian dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB setelah kabar meninggalnya Bonari diketahui dalam rangkaian acara tersebut.













