BeritaJawa Timur

Ledakan Dapur SPPG di Mojokerto, Lima Orang Terluka dan Bangunan Ambruk

×

Ledakan Dapur SPPG di Mojokerto, Lima Orang Terluka dan Bangunan Ambruk

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO — Ledakan terjadi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 21.15 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang terluka dan memicu kebakaran.

 

Tiga korban merupakan teknisi yang saat itu tengah melakukan perbaikan pada saluran gas. Mereka mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan sekitar 40 hingga 90 persen. Sementara dua karyawan SPPG lainnya mengalami luka ringan.

 

Ledakan juga mengakibatkan bagian atap bangunan SPPG milik Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group ambruk. Material bangunan bahkan menimpa sebuah mobil yang berada di sekitar lokasi. Setelah ledakan, api kemudian membakar bagian bangunan.

 

Yudi (57), warga yang rumahnya berada tepat di sebelah SPPG, mengaku merasakan getaran cukup kuat ketika ledakan terjadi.

 

“Seperti terasa gempa. Saat keluar rumah, ternyata SPPG samping rumah mengalami ledakan dan terbakar,” kata Yudi.

 

Kesaksian serupa disampaikan Dyah Ayu (30), warga yang juga tinggal bersebelahan dengan lokasi. Ia mengaku sedang berada di dalam rumah ketika mendengar suara ledakan keras.

 

“Ledakan diduga dari tabung elpiji. Saat kejadian sudah ada aktivitas memasak. Ada korbannya dari teknisi yang sedang memperbaiki, kemudian mengalami luka bakar,” ujarnya.

 

Meski berada berdampingan dengan bangunan SPPG, dua rumah warga di sekitar lokasi dilaporkan tidak ikut terdampak. Warga yang mengetahui kejadian langsung meminta bantuan ambulans untuk mengevakuasi para korban sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

 

Petugas kemudian mengerahkan dua unit pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan Gama untuk memadamkan api serta melakukan proses pembasahan di lokasi.

 

Kelima korban selanjutnya dibawa ke RS Islam Sakinah dan RS Gatoel untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Sementara itu, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang garis polisi di sekitar bangunan.

 

Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id