BisnisJawa Timur

Bertahan Sejak 1999, Usaha Batu Bata di Mojokerto Masih Andalkan Proses Tradisional

×

Bertahan Sejak 1999, Usaha Batu Bata di Mojokerto Masih Andalkan Proses Tradisional

Sebarkan artikel ini

MOJOKERTO, LenteraInspiratif.id – Panas tungku pembakaran menjadi bagian dari keseharian Celsia dan keluarganya. Di Dusun Sumber Pandan, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, aktivitas membuat batu bata masih terus berjalan meski usaha tersebut telah melewati lebih dari dua dekade.

Usaha batu bata yang dikelola Celsia bersama keluarga itu telah dimulai sejak 1999. Hingga sekarang, proses produksinya masih banyak mengandalkan tenaga manusia dan dilakukan secara bertahap.

Bagi Celsia, bertahan selama puluhan tahun bukan sesuatu yang terjadi begitu saja. Ada rutinitas panjang yang harus dijalani agar produksi tetap berjalan dan kebutuhan pasar bisa dipenuhi.

“Usaha ini sudah dimulai sejak 1999. Sampai sekarang kami tetap berusaha mempertahankannya,” ujar Celsia.

Dalam proses produksinya, batu bata tidak langsung siap digunakan. Ada beberapa tahapan yang harus dilewati sebelum akhirnya dikirim kepada pembeli.

Tahap pertama adalah mencetak bahan menjadi bentuk batu bata. Proses pencetakan membutuhkan waktu kurang lebih satu hari. Setelah seluruh bata selesai dicetak, pekerjaan belum berhenti.

Batu bata yang masih basah kemudian dijemur selama sekitar dua hingga tiga hari. Lama pengeringan menyesuaikan kondisi bata dan cuaca di lokasi.

Setelah cukup kering, batu bata selanjutnya masuk ke tahap pembakaran. Proses inilah yang membuat bata menjadi lebih kuat dan siap digunakan sebagai salah satu material bangunan.

Celsia menjelaskan, setiap tahapan membutuhkan perhatian agar batu bata yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pembeli.

“Setelah dicetak, batanya harus dikeringkan dulu. Biasanya sekitar dua sampai tiga hari, baru kemudian dibakar,” jelasnya.

Menurutnya, proses produksi secara manual memang membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak. Namun, pola tersebut sudah menjadi bagian dari aktivitas usaha yang mereka jalankan selama bertahun-tahun.

Dalam menjalankan produksi, Celsia tidak bekerja sendirian. Saat ini terdapat 10 orang karyawan yang ikut terlibat dalam usaha tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id