LENTERAINSPIRATIF.ID – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur pada Senin (22/6/2026) menunjukkan tren penurunan, terutama pada komoditas cabai dan bawang. Penurunan paling tajam terjadi pada cabai rawit merah yang anjlok lebih dari 11 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan data rata-rata harga konsumen Jawa Timur, harga cabai rawit merah turun Rp6.188 per kilogram atau 11,19 persen, dari Rp55.307 menjadi Rp49.120 per kilogram. Penurunan ini menjadi yang terbesar di antara seluruh komoditas pangan yang dipantau.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar juga turun signifikan sebesar Rp2.104 per kilogram atau 5,49 persen menjadi Rp36.213 per kilogram. Sementara cabai merah keriting turun Rp1.069 per kilogram atau 2,82 persen menjadi Rp36.780 per kilogram.
Tren penurunan juga terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah turun Rp911 per kilogram atau 2,15 persen menjadi Rp41.478 per kilogram. Sedangkan bawang putih Sinco/Honan turun tipis Rp29 per kilogram menjadi Rp35.224 per kilogram.
Pada kelompok protein hewani, harga telur ayam ras turun Rp180 per kilogram atau 0,71 persen menjadi Rp25.041 per kilogram. Daging ayam ras juga turun Rp95 per kilogram menjadi Rp32.469 per kilogram. Sebaliknya, harga daging sapi paha belakang naik tipis Rp44 per kilogram menjadi Rp125.332 per kilogram.
Di sektor sayuran, harga buncis mengalami penurunan cukup dalam sebesar Rp564 per kilogram atau 4,88 persen menjadi Rp10.992 per kilogram. Tomat merah turun Rp168 per kilogram menjadi Rp11.390 per kilogram, sedangkan kentang turun Rp76 per kilogram menjadi Rp15.189 per kilogram.
Namun demikian, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Wortel naik Rp166 per kilogram menjadi Rp15.000 per kilogram, sementara kubis naik Rp51 per kilogram menjadi Rp9.157 per kilogram.
Untuk kelompok bahan pokok utama, harga beras premium naik tipis menjadi Rp14.961 per kilogram, sedangkan beras medium stabil di kisaran Rp12.955 per kilogram. Harga gula kristal putih juga tidak mengalami perubahan dan bertahan di level Rp17.200 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng relatif stabil. Minyak goreng curah naik tipis menjadi Rp20.451 per kilogram, minyak goreng kemasan premium menjadi Rp21.640 per liter, sedangkan Minyakita tetap bertahan di angka Rp16.333 per liter.
Secara umum, pergerakan harga sembako di Jawa Timur masih didominasi tren penurunan pada komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang. Turunnya harga sejumlah komoditas tersebut diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir Juni 2026.











