EkonomiJawa Timur

Harga Cabai Merah Besar Naik, Tomat dan Bawang Merah Justru Turun di Jatim

×

Harga Cabai Merah Besar Naik, Tomat dan Bawang Merah Justru Turun di Jatim

Sebarkan artikel ini
Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadan di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (17/6). Meski harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan, pedagang setempat mengaku jumlah permintaan dari warga yang berbelanja tetap mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 100 persen untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Lenterainspiratif.id | Surabaya – Pergerakan harga pangan di Jawa Timur pada Selasa (11/8/2026) cenderung beragam. Kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, terutama cabai merah besar. Di sisi lain, harga tomat dan bawang merah justru kembali turun.

 

Berdasarkan pemantauan harga rata-rata tingkat konsumen, cabai merah besar menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup terasa. Harganya kini berada di kisaran Rp35,5 ribu per kilogram, naik sekitar 1,4 persen dibanding hari sebelumnya.

 

Cabai merah keriting juga bergerak naik dan berada di kisaran Rp35,3 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit merah masih menjadi yang termahal di antara tiga jenis cabai tersebut, dengan harga sekitar Rp45,6 ribu per kilogram setelah mengalami kenaikan tipis.

 

Kenaikan juga terlihat pada kacang tanah dan buncis. Kacang tanah kini berada di kisaran Rp36,4 ribu per kilogram, sedangkan buncis sekitar Rp13,8 ribu per kilogram.

 

Namun, tidak semua komoditas pangan bergerak naik. Tomat merah justru mengalami penurunan paling dalam di kelompok sayuran. Harganya turun sekitar 1,36 persen dan kini berada di kisaran Rp6,1 ribu per kilogram.

 

Harga bawang merah juga kembali melemah. Komoditas tersebut turun sekitar 0,5 persen menjadi Rp28,4 ribu per kilogram. Bawang putih ikut turun meski koreksinya lebih tipis.

 

Pergerakan berbeda terlihat pada kentang dan buncis yang justru mengalami kenaikan. Sementara kol dan wortel relatif tidak banyak berubah dibandingkan pemantauan sebelumnya.

 

Untuk beras, kondisinya relatif tenang. Beras premium naik sangat tipis ke sekitar Rp15 ribu per kilogram, sedangkan beras medium sedikit turun dan bertahan di kisaran Rp13 ribu per kilogram.

 

Harga minyak goreng juga belum menunjukkan perubahan berarti. Minyak goreng curah justru turun tipis, sementara minyak goreng kemasan premium, kemasan sederhana, dan Minyakita bergerak naik dalam kisaran yang sangat kecil.

 

Dari kelompok protein hewani, harga telur ayam ras turun tipis. Sebaliknya, daging ayam ras dan ayam kampung mengalami kenaikan meski hanya sekitar 0,05 persen. Harga daging sapi juga relatif stabil dengan sedikit penurunan.

 

Sementara itu, harga ikan segar bergerak beragam. Ikan kembung turun sekitar 0,24 persen, sedangkan ikan tuna dan bandeng mengalami kenaikan tipis. Harga ikan cakalang tidak mengalami perubahan.

 

Secara umum, harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih relatif terkendali. Perubahan terbesar pada komoditas pangan kali ini terlihat pada cabai merah besar dan tomat, sementara beras, minyak goreng, daging, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya cenderung bergerak tipis.

 

Data tersebut merupakan harga rata-rata Provinsi Jawa Timur di tingkat konsumen yang dipantau pada Selasa (11/8/2026) pukul 11.08 WIB.

 

Sumber: Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id