Mojokerto – Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Mojokerto kembali mengalami kenaikan, Senin (26/5/2026). Berdasarkan data harga rata-rata komoditas terbaru, bawang merah, cabai, hingga gas LPG 3 kilogram menjadi komoditas yang mengalami lonjakan cukup signifikan.
Harga bawang merah tercatat naik Rp1.158 atau 3,01 persen dibanding hari sebelumnya, dari Rp38.526 menjadi Rp39.684 per kilogram. Secara mingguan, kenaikan bawang merah mencapai Rp2.051 atau 5,45 persen.
Kenaikan juga terjadi pada cabai biasa yang naik Rp631 atau 1,33 persen menjadi Rp47.947 per kilogram. Sementara cabai rawit meski turun harian sebesar Rp1.018, harganya masih tinggi di angka Rp71.561 per kilogram atau naik 1,99 persen dibanding pekan lalu.
Di sektor minyak goreng, harga Minyakita botol 2 liter naik Rp822 atau 2,21 persen dalam sepekan menjadi Rp38.007. Bimoli botol 1 liter juga mengalami kenaikan mingguan sebesar Rp605 atau 2,78 persen menjadi Rp22.345 per liter.
Lonjakan cukup mencolok terjadi pada LPG 3 kilogram. Harga gas melon naik Rp1.500 atau 8,22 persen dari Rp18.250 menjadi Rp19.750 per kilogram. Secara mingguan, kenaikan mencapai Rp1.309 atau 7,1 persen.
Komoditas lain yang mengalami kenaikan yakni daging ayam kampung yang naik Rp1.634 menjadi Rp72.875 per kilogram. Ketela rambat juga melonjak drastis hingga 57,6 persen menjadi Rp9.500 per kilogram.
Sementara itu, beberapa bahan pokok mengalami penurunan harga. Tomat turun menjadi Rp10.078 per kilogram, wortel turun menjadi Rp10.574 per kilogram, serta kentang turun ke angka Rp14.491 per kilogram.
Untuk komoditas ikan, harga ikan bandeng turun Rp406 menjadi Rp37.469 per kilogram. Sedangkan ikan tongkol turun tipis menjadi Rp35.297 per kilogram.
Harga beras relatif stabil. Beras Bramu Super berada di angka Rp15.703 per kilogram, sedangkan IR 64 Premium naik tipis menjadi Rp14.584 per kilogram.











