Tampil Lepas di Partai Puncak
Berbekal kemenangan dari laga sebelumnya, PWI Mojokerto langsung bermain menyerang saat menghadapi PWI Jombang.
Tuan rumah terlihat lebih percaya diri dalam membangun serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan hingga akhirnya membuahkan gol.
PWI Jombang memang sempat memberikan perlawanan dengan mencetak satu gol. Namun, produktivitas PWI Mojokerto membuat mereka tetap berada dalam posisi unggul.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan PWI Mojokerto 3-1.
Bukannya bermain bertahan, PWI Mojokerto justru terus menjaga tekanan setelah turun minum. Dua gol kembali bersarang ke gawang PWI Jombang.
Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada perubahan skor. PWI Mojokerto menang 5-1 dan berhak membawa pulang trofi Fourfeo Piala Mojokerto 2026.
Bukan Sekadar Mengejar Juara
Ketua PWI Mojokerto Aminuddin Ilham mengatakan, kemenangan yang diraih timnya merupakan bonus dari sebuah kegiatan yang sejak awal lebih mengedepankan kebersamaan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PWI Sidoarjo, PWI Jombang, dan PWI Gresik yang telah hadir serta ikut menyemarakkan turnamen tersebut.
“Yang utama bukan kalah atau menang, tetapi silaturahmi PWI antardaerah. Turnamen ini juga kami gelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” kata Aminuddin.
Menurutnya, kekuatan masing-masing tim relatif berimbang. Namun, PWI Mojokerto memiliki keuntungan dari rutinitas latihan yang dilakukan secara konsisten.
“Semua tim sangat bagus. Mungkin tim lain kurang latihan, sedangkan tim kami setiap Jumat selalu latihan bersama. Itu yang membuat kami lebih siap sehingga bisa meraih juara di Fourfeo ini,” ujarnya.
Ke depan, PWI Mojokerto berharap pertandingan olahraga serupa tidak berhenti pada gelaran kali ini. Selain menjadi sarana menjaga kondisi fisik, kegiatan bersama antarpengurus dan anggota PWI dinilai dapat menjadi ruang memperkuat persaudaraan serta membangun sinergi antarinsan pers di Jawa Timur.













