BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat koordinasi dalam pengembangan kawasan pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya.
Peninjauan pembangunan dilakukan pada Sabtu (3/10/2026). Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan bersama tim teknis KKP turun langsung untuk melihat kesiapan lahan sekaligus mengevaluasi tahapan pekerjaan konstruksi di lokasi.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas KNMP berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun target penyelesaian.
Program KNMP tidak hanya diarahkan pada penataan kawasan permukiman nelayan. Lebih dari itu, kawasan tersebut dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi perikanan yang terintegrasi, mulai dari proses penanganan hasil tangkapan hingga mendukung kebutuhan operasional nelayan.
Sejumlah fasilitas disiapkan di kawasan KNMP Desa Tengket. Di antaranya tempat pelelangan ikan (TPI), pabrik es untuk kebutuhan nelayan, kios BBM Solar Subsidi, fasilitas perbaikan mesin kapal, serta peningkatan akses jalan dan penataan sanitasi lingkungan pesisir.
Pj Bupati Bangkalan menyebut pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan tradisional.
Keberadaan fasilitas pendingin dan TPI yang lebih memadai diharapkan mampu menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan. Dengan kondisi hasil laut yang lebih terjaga, produk perikanan diharapkan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik ketika dipasarkan.
Pemkab Bangkalan menargetkan pembangunan fisik KNMP di Desa Tengket rampung pada Desember 2026. Setelah pekerjaan konstruksi selesai, kawasan tersebut akan memasuki masa pemeliharaan selama enam bulan sebelum nantinya diserahterimakan untuk dikelola oleh kelompok usaha bersama (KUB) atau koperasi nelayan setempat.
Pembangunan KNMP diharapkan tidak hanya memperbaiki fasilitas dasar kawasan pesisir, tetapi juga memperkuat rantai usaha perikanan masyarakat. Pemerintah daerah menilai keberadaan sarana yang lebih memadai dapat mendukung distribusi hasil laut, meningkatkan pendapatan keluarga nelayan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir Bangkalan.
Pewarta: Mia













