BeritaJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 9 September 2026, Cabai Keriting Naik 3,30 Persen

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 9 September 2026, Cabai Keriting Naik 3,30 Persen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

SURABAYA – Pergerakan harga pangan di Jawa Timur pada Rabu (9/9/2026) kembali menunjukkan tekanan pada komoditas cabai. Harga cabai merah keriting mencatat kenaikan paling tinggi di antara sejumlah bahan pangan utama yang dipantau, yakni mencapai 3,30 persen dalam sehari.

 

Berdasarkan pantauan data harga rata-rata Provinsi Jawa Timur di tingkat konsumen, harga cabai merah keriting kini berada di angka Rp33.116 per kilogram. Angka tersebut naik Rp1.058 dibandingkan harga sebelumnya Rp32.058 per kilogram.

 

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas yang selama beberapa hari terakhir berada di atas Rp60 ribu per kilogram itu kini mencapai Rp64.391 per kilogram, naik Rp907 atau 1,43 persen.

 

Sementara itu, cabai merah besar bergerak naik lebih tipis. Harganya bertambah Rp85 atau 0,34 persen menjadi Rp25.207 per kilogram.

 

Harga beras relatif stabil

 

Di tengah kenaikan harga cabai, harga beras cenderung tidak banyak berubah. Beras premium naik Rp4 menjadi Rp15.090 per kilogram, sedangkan beras medium bertahan di Rp13.016 per kilogram.

 

Harga gula kristal putih mengalami kenaikan Rp30 menjadi Rp17.230 per kilogram.

 

Untuk minyak goreng, pergerakannya cukup beragam. Minyak goreng curah naik Rp18 menjadi Rp20.453 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium tetap Rp21.880 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana turun Rp11 menjadi Rp18.823 per liter. Minyakita juga turun Rp4 menjadi Rp16.146 per liter.

 

Ayam turun, telur naik

 

Pada komoditas daging, harga ayam ras turun Rp119 menjadi Rp38.778 per kilogram. Daging ayam kampung juga turun Rp85 menjadi Rp69.366 per ekor.

 

Daging sapi paha belakang relatif stabil dengan penurunan Rp21 menjadi Rp130.953 per kilogram.

 

Berbeda dengan daging ayam, harga telur justru mengalami kenaikan. Telur ayam ras naik Rp44 menjadi Rp24.580 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung naik Rp28 menjadi Rp45.841 per kilogram.

 

Sayuran ikut bergerak naik

 

Sejumlah sayuran juga mengalami kenaikan. Harga kol/kubis dan buncis masing-masing naik 0,89 persen. Kol berada di Rp7.925 per kilogram, sementara buncis mencapai Rp14.921 per kilogram.

 

Tomat merah naik Rp53 menjadi Rp6.641 per kilogram. Kentang menjadi satu dari sedikit komoditas sayuran yang turun, yakni berkurang Rp22 menjadi Rp15.656 per kilogram.

 

Harga ikan segar kompak naik

 

Kenaikan juga terlihat pada seluruh komoditas ikan segar yang tercatat dalam pantauan.

 

Harga ikan bandeng naik Rp38 menjadi Rp35.066 per kilogram, kembung naik Rp81 menjadi Rp36.300, tuna naik Rp122 menjadi Rp41.106, tongkol naik Rp83 menjadi Rp35.328, dan cakalang naik Rp59 menjadi Rp35.964 per kilogram.

 

Untuk bahan bangunan, harga semen, kayu meranti, triplek, serta besi beton tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

 

Harga pupuk non-subsidi juga masih bertahan, dengan KCL Rp10.628, NPK Rp13.548, SP 35 Rp7.800, Urea Rp8.464, dan ZA Rp6.481 per kilogram.

 

Secara keseluruhan, perubahan harga pada 9 September 2026 paling menonjol terjadi pada kelompok cabai, khususnya cabai merah keriting yang melonjak lebih dari tiga persen. Sementara sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya bergerak tipis atau masih bertahan pada harga sebelumnya.

 

Sumber: Pantauan data Harga Rata-Rata Provinsi Jawa Timur di Tingkat Konsumen, 9 September 2026 pukul 11.17 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id