EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 17 September 2026, Cabai Merah Keriting Naik 1,10 Persen

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 17 September 2026, Cabai Merah Keriting Naik 1,10 Persen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pasar

SURABAYA — Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur kembali bergerak pada Kamis (17/9/2026). Berdasarkan data harga rata-rata tingkat konsumen Jawa Timur per pukul 10.12 WIB, perubahan terjadi pada berbagai komoditas, dengan kenaikan dan penurunan yang cukup beragam.

 

Pada kelompok beras, harga beras premium naik tipis Rp4 menjadi Rp15.102 per kilogram atau 0,03 persen. Sementara beras medium turun Rp43 menjadi Rp12.960 per kilogram atau 0,33 persen.

 

Harga gula kristal putih tercatat stabil di angka Rp17.274 per kilogram.

 

Pergerakan terjadi pada seluruh jenis minyak goreng. Minyak goreng curah naik Rp8 menjadi Rp20.463 per kilogram atau 0,04 persen. Minyak goreng kemasan premium mengalami kenaikan Rp181 menjadi Rp22.248 per liter atau 0,82 persen.

 

Minyak goreng kemasan sederhana naik Rp7 menjadi Rp18.851 per liter atau 0,04 persen. Sementara harga MINYAKITA turun Rp55 menjadi Rp16.026 per liter atau 0,34 persen.

 

Pada kelompok daging, harga daging sapi paha belakang naik Rp255 menjadi Rp132.023 per kilogram atau 0,19 persen. Sebaliknya, daging ayam ras turun Rp225 menjadi Rp38.885 per kilogram atau 0,57 persen.

 

Daging ayam kampung juga turun Rp588 menjadi Rp68.830 per ekor atau 0,85 persen. Harga telur ayam ras naik Rp94 menjadi Rp25.020 per kilogram atau 0,38 persen, sedangkan telur ayam kampung turun Rp567 menjadi Rp45.082 per kilogram atau 1,24 persen.

 

Untuk cabai, harga cabai merah keriting naik Rp391 menjadi Rp36.099 per kilogram atau 1,10 persen. Cabai rawit merah juga naik Rp506 menjadi Rp62.799 per kilogram atau 0,81 persen.

 

Sebaliknya, cabai merah besar turun Rp164 menjadi Rp25.407 per kilogram atau 0,64 persen.

 

Harga bawang merah naik tipis Rp79 menjadi Rp26.169 per kilogram atau 0,30 persen. Sementara bawang putih Sinco/Honan turun cukup besar, yakni Rp296 menjadi Rp28.705 per kilogram atau 1,02 persen.

 

Pada komoditas pangan lainnya, harga ikan asin teri turun Rp1.084 menjadi Rp77.338 per kilogram atau 1,38 persen. Kacang tanah turun Rp353 menjadi Rp38.693 per kilogram atau 0,90 persen, sedangkan ketela pohon turun Rp122 menjadi Rp4.922 per kilogram atau 2,41 persen.

 

Di kelompok sayuran, buncis mencatat penurunan sebesar Rp481 menjadi Rp14.341 per kilogram atau 3,24 persen. Wortel juga turun Rp180 menjadi Rp14.390 per kilogram atau 1,24 persen.

 

Kentang turun tipis Rp14 menjadi Rp15.608 per kilogram, sementara kol/kubis turun Rp20 menjadi Rp7.967 per kilogram. Sebaliknya, tomat merah naik Rp88 menjadi Rp6.800 per kilogram atau 1,31 persen.

 

Harga ikan segar pada umumnya mengalami penurunan. Ikan kembung turun Rp528 menjadi Rp35.694 per kilogram atau 1,46 persen. Ikan tuna turun Rp597 menjadi Rp40.525 per kilogram atau 1,45 persen.

 

Ikan cakalang turun Rp583 menjadi Rp35.308 per kilogram atau 1,62 persen. Ikan tongkol turun Rp62 menjadi Rp35.190 per kilogram atau 0,18 persen. Sementara ikan bandeng naik tipis Rp101 menjadi Rp35.383 per kilogram.

 

Pada kelompok bahan bangunan, harga papan meranti mengalami kenaikan Rp1.888 menjadi Rp109.578 per lembar atau 1,75 persen. Kayu balok meranti turun Rp587 menjadi Rp99.796 per batang atau 0,58 persen.

 

Harga triplek 6 mm juga turun Rp198 menjadi Rp76.483 per lembar atau 0,26 persen.

 

Harga besi beton bergerak beragam. Besi beton 6 mm naik Rp230 menjadi Rp30.943 per batang atau 0,75 persen. Besi beton 8 mm turun Rp109 menjadi Rp48.452 per batang, sedangkan ukuran 10 mm naik tipis Rp13 menjadi Rp70.861 per batang.

 

Harga gas Elpiji 3 kilogram naik Rp32 menjadi Rp19.878 per kilogram atau 0,16 persen.

 

Sementara itu, kelompok pupuk didominasi penurunan. Pupuk ZA non subsidi turun Rp202 menjadi Rp6.509 per kilogram atau 3,01 persen. Pupuk Urea turun Rp142 menjadi Rp8.613 per kilogram atau 1,63 persen.

 

Pupuk NPK non subsidi turun Rp170 menjadi Rp13.872 per kilogram atau 1,21 persen. Pupuk SP 35 turun Rp54 menjadi Rp7.745 per kilogram atau 0,69 persen. Sebaliknya, pupuk KCL naik Rp95 menjadi Rp10.723 per kilogram atau 0,89 persen.

 

Data harga tersebut menunjukkan pergerakan komoditas di Jawa Timur pada 17 September 2026 berlangsung cukup beragam. Beberapa bahan pangan mengalami kenaikan, sementara sejumlah komoditas lainnya mencatat penurunan harga pada tingkat konsumen.

 

Tag: harga sembako Jatim, harga sembako hari ini, harga pangan Jatim, harga beras Jatim, harga cabai Jatim, harga cabai merah keriting, harga cabai rawit, harga minyak goreng, harga bawang, harga ikan, harga sayuran, harga bahan pokok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id