BeritaJawa Timur

Politama dan UST Yogyakarta Resmi Jalin MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan hingga Riset

×

Politama dan UST Yogyakarta Resmi Jalin MoU, Perkuat Kolaborasi Pendidikan hingga Riset

Sebarkan artikel ini

Sementara di bidang penelitian, kedua perguruan tinggi memiliki peluang untuk mengembangkan riset bersama atau joint research. Kolaborasi penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas ruang akademik sekaligus menghasilkan penelitian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Adapun pada bidang pengabdian kepada masyarakat, kerja sama dapat dikembangkan melalui berbagai program kolaboratif, termasuk kegiatan yang melibatkan mahasiswa maupun sivitas akademika dari kedua institusi.

 

“Ini mencakup seluruh Tridarma Perguruan Tinggi. Jadi bukan hanya pendidikan, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” terang Prof. Pardimin.

 

Politama Diproyeksikan Berkembang Menjadi Universitas

 

Sementara itu, Rektor Politama, Prof. Martani, menjelaskan bahwa pendirian Politama tidak terlepas dari gagasan almarhum Daryanto, mantan pimpinan Tamansiswa Mojokerto yang juga pernah menjadi anggota DPR/DPD.

 

Politama resmi berdiri pada 11 Maret 2022. Kehadiran perguruan tinggi vokasi tersebut didorong oleh besarnya potensi sumber daya manusia dari lingkungan pendidikan Tamansiswa sekaligus kebutuhan tenaga terampil di kawasan industri Mojokerto dan Jawa Timur.

 

Prof. Martani menyebut terdapat sekitar 2.500 siswa SMA/SMK di lingkungan Tamansiswa yang menjadi salah satu potensi sumber daya manusia untuk dikembangkan ke jenjang pendidikan tinggi.

 

Selama ini, lanjut dia, lulusan SMK masih menghadapi keterbatasan pilihan pendidikan lanjutan berbasis vokasi. Karena itu, pendirian Politama diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

 

“Politama didirikan sebagai respons terhadap potensi SDM yang ada dan kebutuhan kawasan industri di Mojokerto maupun Jawa Timur,” kata Prof. Martani.

 

Pendirian Politama juga membawa visi jangka panjang Tamansiswa dalam memanfaatkan bonus demografi hingga 2030 serta menyambut target Indonesia Emas 2045.

 

Saat ini Politama memiliki tiga program studi. Ke depan, pengembangan institusi terus dipersiapkan, termasuk rencana memperluas program studi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.

 

Bahkan, Politama diproyeksikan untuk berkembang dari politeknik menjadi universitas.

 

Untuk mendukung proses tersebut, kerja sama dengan UST Yogyakarta menjadi bagian penting dalam penguatan kelembagaan dan akademik. UST diposisikan sebagai salah satu perguruan tinggi senior di lingkungan Tamansiswa yang dapat memberikan pendampingan terhadap pengembangan Politama.

 

Prof. Martani sendiri merupakan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Jakarta sekaligus bagian dari keluarga besar Tamansiswa. Ia mendapat kepercayaan untuk memimpin Politama dalam proses pengembangan institusi tersebut.

 

Selain memperkuat kolaborasi internal di lingkungan Tamansiswa, Politama juga terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak eksternal. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

 

Dengan semakin luasnya jejaring kerja sama tersebut, Politama menargetkan penguatan kapasitas kelembagaan sekaligus memperluas kontribusinya dalam pendidikan vokasi dan pengembangan sumber daya manusia di Mojokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id