Lenterainspiratif.id | Surabaya – Kebakaran besar melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo pada Jumat pagi (15/5/2026). Insiden tersebut memicu kepanikan pasien, keluarga pasien, hingga tenaga medis yang berada di lokasi.
Peristiwa tragis itu juga menyebabkan satu pasien meninggal dunia saat proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi darurat dan kepulan asap tebal yang memenuhi gedung.
Asap hitam pekat pertama kali terlihat keluar dari lantai lima gedung sekitar pukul 08.00 WIB. Mengetahui kejadian tersebut, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya bersama tim internal rumah sakit langsung melakukan upaya pemadaman dan evakuasi pasien.
Sejumlah armada pemadam kebakaran, termasuk mobil tangga hidrolik, diterjunkan ke lokasi untuk menjangkau area atas gedung yang dipenuhi asap tebal. Aparat keamanan juga melakukan pengaturan ketat di sekitar area rumah sakit guna memperlancar akses ambulans dan kendaraan pemadam.
Kepala Tim Operasional DPKP Surabaya, Trianjaya, mengatakan titik api diketahui berada di lantai lima Gedung PPJT. Meski api berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan penyisiran di seluruh area gedung.
“Kami masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam gedung,” ujarnya, Jumat siang.
Berdasarkan data manajemen rumah sakit, sebanyak 27 pasien dari lantai satu hingga lantai lima berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun proses evakuasi di lantai enam yang merupakan ruang Intensive Care Unit (ICU) berlangsung dramatis karena ruangan dipenuhi asap tebal.
Dalam proses tersebut, satu pasien ICU dilaporkan meninggal dunia saat evakuasi berlangsung. Sementara satu pasien lainnya kini dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif.
Anggota Tim Evakuasi Pasien RSUD Dr Soetomo, dr Rizal, menyebut seluruh tenaga medis telah berupaya maksimal menyelamatkan pasien di tengah situasi darurat.
“Seluruh pasien berusaha kami evakuasi secepat mungkin demi keselamatan mereka,” ungkapnya.
Hingga Jumat siang, petugas gabungan dari kepolisian dan tim Laboratorium Forensik masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran di gedung pelayanan jantung tersebut.













