BeritaJawa Timur

Harga Sembako Jatim 24 April 2026: Cabai Rawit dan Minyak Premium Naik, Ayam Ras-Tomat Turun

×

Harga Sembako Jatim 24 April 2026: Cabai Rawit dan Minyak Premium Naik, Ayam Ras-Tomat Turun

Sebarkan artikel ini
Warga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Ramadan di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (17/6). Meski harga sejumlah komoditi mengalami kenaikan, pedagang setempat mengaku jumlah permintaan dari warga yang berbelanja tetap mengalami peningkatan antara 50 persen hingga 100 persen untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/Rei/pd/15.

Surabaya – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur pada Jumat (24/4/2026) kembali mengalami pergerakan variatif. Berdasarkan data harga rata-rata tingkat konsumen, beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit merah dan minyak goreng kemasan premium tercatat mengalami kenaikan, sementara daging ayam ras dan tomat merah justru turun.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang naik Rp 1.357 per kilogram atau 2,67 persen, dari Rp 50.828 menjadi Rp 52.186 per kilogram. Selain itu, cabai merah besar juga mengalami kenaikan sebesar Rp 528 atau 1,42 persen, kini berada di angka Rp 37.645 per kilogram.

Tak hanya cabai, minyak goreng kemasan premium turut merangkak naik sebesar Rp 169 per liter atau 0,80 persen, dari Rp 21.234 menjadi Rp 21.403 per liter. Sementara Minyakita naik tipis Rp 20 menjadi Rp 16.198 per liter.

Di sisi lain, beberapa komoditas pangan utama justru menunjukkan tren penurunan. Daging ayam ras turun Rp 122 per kilogram atau 0,35 persen, menjadi Rp 34.558 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras yang turun Rp 29 menjadi Rp 26.561 per kilogram.

Untuk komoditas hortikultura, tomat merah mengalami penurunan cukup signifikan sebesar Rp 236 atau 1,92 persen, dari Rp 12.290 menjadi Rp 12.054 per kilogram. Buncis juga turun Rp 151 menjadi Rp 13.758 per kilogram.

Sementara itu, harga komoditas pokok seperti beras premium dan beras medium terpantau stabil di angka Rp 14.870 per kilogram dan Rp 12.928 per kilogram. Harga gas elpiji 3 kilogram juga tidak mengalami perubahan, tetap berada di angka Rp 19.903.

Fluktuasi harga ini menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar yang masih cukup aktif menjelang akhir pekan. Kenaikan pada cabai dan minyak goreng diperkirakan dipengaruhi distribusi pasokan, sementara stabilnya beras dan gas elpiji menjadi kabar positif bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id