BeritaJawa Timur

Bus Sudiro Tunggal Jaya Terguling di Tol Jomo, Sopir Diduga Mengantuk

×

Bus Sudiro Tunggal Jaya Terguling di Tol Jomo, Sopir Diduga Mengantuk

Sebarkan artikel ini

Lenterainspiratif.id | Jombang – Kecelakaan tunggal melibatkan bus Sudiro Tunggal Jaya terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto (JoMo), Kamis (21/5/2026) pagi. Bus bernomor polisi AE-7264-UP itu terguling usai diduga sopir mengantuk saat melintas di KM 686+700 jalur A.

 

Akibat kejadian tersebut, sembilan penumpang mengalami luka ringan dan luka berat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

 

Berdasarkan laporan kepolisian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Bus yang dikemudikan Andi Awan Prabowo (37), warga Unggulrejo, Yogyakarta, melaju dari arah Magetan menuju Surabaya melalui lajur cepat.

 

Saat tiba di lokasi kejadian, bus diduga oleng ke kanan karena pengemudi mengantuk. Kendaraan kemudian masuk ke parit median tengah dan menghantam beton pembatas jalan.

 

Benturan keras membuat bus terguling dan menabrak wire rope pembatas jalan hingga akhirnya masuk ke jalur B. Posisi akhir kendaraan berada di lajur cepat jalur B dalam kondisi terguling menghadap ke timur.

 

Panit PJR 3 Polda Jatim, Ridho Pramana mengatakan, dugaan sementara kecelakaan dipicu karena pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.

 

“Diduga pengemudi bus mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, masuk median tengah, kemudian terguling hingga melintas ke jalur B,” ujar Ipda Ridho Pramana.

 

Ia menjelaskan, saat kejadian kondisi arus lalu lintas di Tol Jomo terpantau lancar dengan cuaca cerah.

 

Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi bus dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Namun sejumlah penumpang mengalami luka berat maupun luka ringan.

 

Korban luka berat di antaranya Sugeng (38) warga Madiun, Alfian (38) warga Menur Surabaya, Suyono (52) warga Kutisari Surabaya, Seindah Mawarni (53) warga Dukuh Kupang Surabaya, serta kondektur bus Nur Yasin (35) warga Geneng, Ngawi.

 

Sementara korban luka ringan yakni Fitriana (60) warga Magetan, Primson (49) warga Gubeng Surabaya, dan Ayu Dyah Siti Maisaroh (31) warga Sukowinangon Magetan. Selain itu, delapan penumpang lainnya dilaporkan selamat.

 

Petugas PJR bersama pengelola tol langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan evakuasi kendaraan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.

 

“Barang bukti kendaraan telah diamankan ke Unit Laka Polres Jombang untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Ipda Ridho.

 

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta. Sementara kerusakan fasilitas jalan tol masih dalam proses pendataan petugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id