BeritaJawa Timur

Cemburu Berujung Maut, Pria di Surabaya Tewas Dibacok Kenalan Istri

×

Cemburu Berujung Maut, Pria di Surabaya Tewas Dibacok Kenalan Istri

Sebarkan artikel ini
Cemburu Berujung Maut, Pria di Surabaya Tewas Dibacok Kenalan Istri

Lenterainspiratif.id | Surabaya – Kasus pembunuhan terjadi di kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya. Seorang pria berinisial H (37), warga Omben, Sampang, Madura, tewas setelah dibacok oleh pelaku yang diliputi rasa cemburu.

 

Pelaku berinisial HK (44), warga Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya, berhasil ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak usai sempat melarikan diri.

 

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Suroto, mengungkapkan bahwa aksi pembunuhan dipicu kecemburuan pelaku setelah menemukan foto korban bersama istrinya di ponsel.

 

“Pelaku melihat foto istrinya bersama korban di HP. Dari situ muncul rasa cemburu dan sakit hati,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

 

Pelaku kemudian mencari identitas korban hingga akhirnya mengetahui keberadaannya. Bahkan, sehari setelahnya pelaku sempat berpapasan dengan korban dan membuntutinya hingga mengetahui lokasi tempat tinggalnya di kawasan Wonokusumo.

 

Tak berhenti di situ, pelaku lalu merencanakan aksi penyerangan. Ia mengajak tiga rekannya berinisial SR, I, dan S, yang kini masih buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Pada hari kejadian, pelaku bersama ketiga rekannya datang ke lokasi dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Mereka sempat berkumpul terlebih dahulu sebelum menuju lokasi untuk menunggu korban.

 

“Pelaku sudah menyiapkan celurit dan bahkan menyuruh rekannya juga membawa senjata untuk berjaga jika korban melawan,” jelasnya.

 

Saat korban melintas, pelaku langsung menyerang dengan membacok secara membabi buta hingga korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi.

 

Polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan. Dari hasil analisis rekaman CCTV, identitas pelaku berhasil diketahui hingga akhirnya dilakukan pengejaran.

 

HK sempat melarikan diri ke wilayah Sampang bersama rekan-rekannya. Namun, polisi berhasil menangkapnya saat bersembunyi di kawasan Kalimas, Surabaya, beserta barang bukti celurit yang digunakan dalam aksi pembunuhan.

 

Saat ini pelaku telah diamankan dan menjalani proses hukum, sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id