EkonomiJawa Timur

Harga Sembako Jatim Hari Ini 20 September 2026, Telur Ayam Kampung dan Tomat Melonjak

×

Harga Sembako Jatim Hari Ini 20 September 2026, Telur Ayam Kampung dan Tomat Melonjak

Sebarkan artikel ini
Foto situasi pasar
Foto situasi pasar

SURABAYA, LENTERAINSPIRATIF.ID — Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur mengalami perubahan cukup beragam pada Minggu (20/9/2026). Berdasarkan data harga rata-rata tingkat konsumen Jawa Timur per pukul 07.49 WIB, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan, sementara beberapa bahan pokok lainnya justru turun.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada telur ayam kampung yang naik Rp5.117 per kilogram, dari Rp45.637 menjadi Rp50.755 atau meningkat 11,21 persen.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada tomat merah. Harganya naik Rp792 per kilogram, dari Rp6.860 menjadi Rp7.652 atau sebesar 11,55 persen.

Komoditas sayuran lainnya yang mengalami kenaikan adalah buncis sebesar Rp1.052 atau 7,09 persen, dari Rp14.823 menjadi Rp15.874 per kilogram. Harga wortel juga naik 6,23 persen menjadi Rp15.527 per kilogram.

Pada kelompok telur, telur ayam ras naik tipis Rp170 atau 0,68 persen menjadi Rp25.090 per kilogram.

Sementara itu, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga. Daging sapi paha belakang turun Rp4.808 atau 3,65 persen, dari Rp131.884 menjadi Rp127.076 per kilogram. Daging ayam ras juga turun Rp1.318 atau 3,37 persen menjadi Rp37.777 per kilogram.

Harga tiga jenis cabai juga kompak turun. Cabai merah keriting turun 2,52 persen menjadi Rp36.500 per kilogram, cabai merah besar turun 1,72 persen menjadi Rp25.312, sedangkan cabai rawit merah turun 0,77 persen menjadi Rp63.083 per kilogram.

Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng curah turun 1,54 persen menjadi Rp20.152 per kilogram. MINYAKITA turun 1,90 persen menjadi Rp15.779 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana turun 1,19 persen menjadi Rp18.633 per liter. Sebaliknya, minyak goreng kemasan premium naik 1,20 persen menjadi Rp22.368 per liter.

Harga beras juga bergerak berbeda. Beras premium naik Rp209 atau 1,39 persen menjadi Rp15.318 per kilogram, sementara beras medium turun Rp249 atau 1,91 persen menjadi Rp12.768 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga ikan tuna turun 5,97 persen menjadi Rp38.638 per kilogram, sedangkan ikan cakalang naik 4,42 persen menjadi Rp37.444 per kilogram.

Di sektor nonpangan, harga kayu balok meranti turun cukup besar sebesar 30,27 persen menjadi Rp70.000 per batang. Papan meranti juga turun 23,86 persen menjadi Rp82.000 per lembar.

Sementara itu, harga pupuk urea non subsidi tercatat naik paling tinggi di kelompok pupuk, yakni 21,83 persen, dari Rp8.755 menjadi Rp10.666 per kilogram.

Data tersebut menunjukkan pergerakan harga kebutuhan masyarakat Jawa Timur pada 20 September 2026 cukup beragam, dengan kenaikan terbesar pada sejumlah komoditas pangan seperti telur ayam kampung dan sayuran, sementara daging sapi, cabai, minyak goreng curah, serta beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner BlogPartner Backlink.co.id