ABUJA, LenteraInspiratif.id — Tragedi penerbangan kembali menambah duka di tubuh militer Nigeria. Sebuah pesawat angkut militer jenis ATR-42 milik Angkatan Udara Nigeria (NAF) jatuh di kawasan pesisir Igbokoda, Negara Bagian Ondo, Nigeria barat daya, Senin (5/10/2026) waktu setempat.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan seluruh 32 orang yang berada di dalam pesawat meninggal dunia. Korban terdiri atas personel militer dan awak pesawat.
Pesawat diketahui menjalankan penerbangan taktis dari Benin City menuju Lagos. Namun, ketika melintasi wilayah udara Ondo, pesawat dilaporkan kehilangan kontak dengan sistem pemantauan radar.
Kondisi cuaca buruk yang terjadi di kawasan pesisir saat kejadian turut menjadi salah satu faktor yang kini mendapat perhatian dalam penyelidikan.
Bangkai Pesawat Ditemukan di Area Rawa
Tim gabungan yang melakukan pencarian kemudian menemukan bangkai pesawat di kawasan rawa dengan vegetasi cukup lebat di sekitar Igbokoda.
Medan yang berlumpur dan sulit dijangkau membuat proses evakuasi korban tidak mudah. Personel SAR dari unsur militer, kepolisian, serta warga setempat dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan penanganan korban.
Sejumlah bagian pesawat ditemukan dalam kondisi rusak parah akibat benturan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan. Faktor teknis maupun kondisi cuaca menjadi bagian yang perlu diperiksa secara menyeluruh oleh tim penyelidik.
Presiden Tinubu Perintahkan Penyelidikan Menyeluruh
Presiden Nigeria Bola Tinubu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Ia juga meminta proses investigasi dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab jatuhnya pesawat.
Kepala Staf Angkatan Udara Nigeria bersama otoritas keselamatan penerbangan diperintahkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh aspek kecelakaan, termasuk kemungkinan persoalan teknis dan pengaruh cuaca.
Investigasi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai rangkaian kejadian sebelum pesawat kehilangan kontak hingga akhirnya jatuh.
Selain mengungkap penyebab kecelakaan, hasil penyelidikan juga menjadi bahan evaluasi terhadap aspek keselamatan, pemeliharaan armada, serta prosedur operasional penerbangan militer Nigeria.
Tragedi di Ondo ini kembali menjadi perhatian terhadap keselamatan penerbangan militer di kawasan Afrika Barat. Pemerintah Nigeria diharapkan dapat menyampaikan hasil investigasi secara terbuka setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
Pewarta: Mia












