MOJOKERTO, LenteraInspiratif.id — Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur mengalami perubahan pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga elpiji 3 kilogram, minyak goreng curah, dan cabai merah keriting mengalami kenaikan. Sebaliknya, harga daging ayam kampung dan telur ayam kampung turun.
Harga elpiji 3 kilogram tercatat naik Rp246 atau 1,24 persen menjadi Rp20.107. Sementara itu, minyak goreng curah meningkat Rp324 atau 1,58 persen menjadi Rp20.818 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang bertambah Rp662 atau 1,26 persen menjadi Rp53.068 per kilogram. Adapun cabai merah besar tercatat berada di harga Rp42.801 per kilogram.
Di tengah kenaikan tersebut, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Daging ayam kampung turun Rp3.110 atau 4,44 persen menjadi Rp66.988 per kilogram.
Telur ayam kampung juga mengalami penurunan Rp1.340 atau 2,94 persen menjadi Rp44.306 per kilogram.
Harga cabai rawit merah turun Rp862 atau 1,34 persen menjadi Rp63.464 per kilogram. Sementara itu, daging sapi paha belakang terkoreksi Rp356 atau 0,27 persen menjadi Rp133.272 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga rata-rata beras medium tercatat Rp13.019 per kilogram. Sedangkan beras premium berada di angka Rp15.027 per kilogram.
Perubahan harga tersebut menunjukkan pergerakan yang berbeda di antara komoditas kebutuhan rumah tangga. Masyarakat dapat memanfaatkan informasi harga harian sebagai acuan saat menyusun anggaran belanja dan membandingkan harga di pasar setempat.
Data Siskaperbapo merupakan harga rata-rata tingkat provinsi. Harga di masing-masing pasar dapat berbeda bergantung pada kondisi pasokan, permintaan, dan distribusi.
Pewarta: Samsuddin













