LenteraInspiratif.id | Ponorogo — Kecelakaan tunggal terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, setelah sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna hitam menabrak tiang penyangga jaringan internet (WiFi) hingga terjun ke sungai di tepi jalan. Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan dan bodi samping.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Agus Setiawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan pengemudi berhasil selamat dan tidak mengalami luka serius.
“Betul, telah terjadi kecelakaan tunggal di lokasi tersebut. Kendaraan menabrak tiang utilitas lalu terperosok ke sungai,” ujar Agus saat dikonfirmasi awak media.
Berdasarkan dugaan awal, kecelakaan terjadi ketika mobil melaju di jalan raya, kemudian tiba-tiba oleng ke kiri hingga keluar dari badan jalan. Kendaraan selanjutnya menghantam tiang penyangga kabel WiFi sebelum akhirnya jatuh ke sungai yang berada di bawah permukaan jalan.
Namun, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas di lokasi kejadian. Dugaan pengemudi kehilangan konsentrasi atau mengalami kelelahan belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama insiden.
Benturan keras mengakibatkan tiang penyangga jaringan internet roboh. Mobil yang terperosok ke sungai juga mengalami kerusakan berat pada sejumlah bagian bodinya.
Meski kondisi kendaraan cukup memprihatinkan, pengemudi dilaporkan selamat. Menurut keterangan kepolisian, pengemudi hanya mengalami syok ringan tanpa luka serius.
Seorang warga setempat bernama Slamet (45) mengaku mendengar suara benturan keras sebelum mengetahui mobil tersebut sudah berada di dalam sungai.
“Suara dentumannya kencang sekali, saya kira ban meletus atau apa. Waktu warga pada keluar, mobilnya sudah ada di dalam sungai dengan kondisi depan hancur,” tutur Slamet.
Ia menambahkan, pengemudi masih dalam keadaan sadar ketika warga mendatangi lokasi. Warga kemudian membantu pengemudi keluar dari kendaraan.
Petugas Unit Lalu Lintas Polres Ponorogo mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan akibat warga yang berhenti untuk melihat proses penanganan kecelakaan.
Proses evakuasi mobil dari sungai dilakukan dengan bantuan kendaraan derek. Petugas juga menangani dampak kerusakan tiang jaringan internet yang roboh akibat tertabrak kendaraan.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. Meski demikian, nilai kerugian pasti masih perlu dipastikan berdasarkan pendataan lebih lanjut.
Kepolisian mengingatkan pengendara agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara. Pengemudi juga diimbau beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Pewarta: Mia













