Membongkar Hutan Menimbun Rawa Untuk Bangun Madrasah - Lentera Inspiratif

Daerah

Membongkar Hutan Menimbun Rawa Untuk Bangun Madrasah


Selasa, 30 Januari 2018 - 03:28 WIB




Foto : kegiatan belajar mengajar 

Halmahera Selatan Lentera Inspiratif.comMTs Ar-Rahman dan MA Al-Ma’arif, yang berada di Desa Jikotamo, Pulau Obi, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara merupakan sekolah yang bernaung di bawa slogan “Iklas Beramal”, yang patut diteladani dalam perjuangan membangun Madrasah dan spirit mengajarkan siswa-siswinya di tengah pertentangan pro dan kontra  masyarakat membuat Pendiri MTs dan MA jatuh bangun dalam mempertahankan berdirinya Madrasah.

melihat secara langsung kondisi bangunan Madrasah tersebut, akan terlintas di kepala, sekolah yang sampai terfilemkan secara nasional yakni “Laskar Pelangi”, sama halnya juga terjadi di MTs Ar-Rahman dan MA Al-Ma’arif Jikotamo Pulau Obi, Halmahera Selatan. Sudah 10 (sepuluh) tahun berjalan hingga saat ini, bangunannya tidak sekedar sebagai ruang belajar, namun juga sebagai tempat sholat atau Ibadah.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kepala Madrasah, abd. Rauf la suhu, kepada Lentera Inspiratif.com selasa 30/01/2018 mengatakan Kondisi Madrasah sejak awal di dirikan, menggunakan bangunan sekolah SD yang berada di Desa tersebut, namun berjalannya waktu, merasa kurang enak hati dengan Kepala Sekolah SD serta Dewan Guru, sering terjadi kekosongan kursi ketika hendak belajar. Hal ini dirasakan sebagai kekurangnyamanya dari pihak Sekolah SD, sehingga memutuskan untuk mencari tempat baru.’jelasnya

“Tempat awal yang dijadikan sebagai tempat belajar siswa-siswi Madrasah adalah bangunan bekas pengungsian yang sudah tidak layak dipakai, karena sering terjadi kerusakan gembok ruangan dan botol sisah minuman keras di dalam ruangan belajar tersebut akibat ulahnya pemuda setempat yang diwaktu malamnya sering menggunakan banggunan bekas pengungsian sebagai tempat hura-hura”.kata abd. Rauf la suhu

Memutuskan mencari tempat yang baru lagi dan akhirnya menemukan tempat yang sekarang ini. Awalnya lokasi tersebut penuh dengan pepohonan dan rawa, namun semangat seluruh Dewan Guru yang ada, meskipun dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, mereka membongkar hutan dan menimbun rawa-rawa seputar lokasi yang digunakan dan kemudian membangun Madrasah dengan 2 (dua) ruangan dengan mengambil bahan papan, balok dan seng dari bekas bangunan tempat pengungsi yang sebelumnya mereka tempati. Hingga saat ini, selain sebagai tempat belajar, bangunan tersebut juga sebagai tempat sholat atau Ibadah.

“semoga kehadiran MTs Ar-Rahman dan MA Al-Ma’arif sebagai kebutuhan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya sebagai generasi baru Pulau Obi kedepan yang lebih baik lagi. Dan sebagai tuan yang mampu mengelola hasil alamnya dengan baik karena Pulau Obi merupakan daerah yang kaya akan sumber daya alamnya”.’tutupnya. (suratman)










 



Berkomentarlah yang bijak. Apa yang anda sampaikan di kolom komentar adalah tanggungjawab anda sendiri.



VIDEO TERKINI